Home / Pemerintah

Jumat, 10 Oktober 2025 - 18:11 WIB

Karya Murid SDN Lenteng Barat 1 Hasilkan Aksara Warna Batik Lebatu; Seni, Identitas, dan Kemandirian

SUMENEP Suksesi Indonesia.com
Murid SDN Lenteng Barat 1 kecamatan Lenteng kabupaten Sumenep menghasilkan karya luar biasa dalam melaksanakan program kokurikulum “Aksara warna batik lebatu; Seni, Identitas, dan Kemandirian”. Sebelumnya program P5 ini dilaksanakan sejak semester 2 tahun ajaran 2024/2025 di program P5″

Program P5 ini sekarang dilanjutkan dalam program kokurikuler di semester 1 tahun ajaran 2025/2026 dengan sasaran kelas tinggi.” Ungkap Kepala SDN Lenteng 1, Sri Winarni, Jum’at (10/10/2025).

Diakui, salah satu komitmen SDN Lenteng 1, untuk selalu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi murid dan masyarakat. Selain juga terus berbenah membekali murid dengan ilmu pengetahuan, sikap dan karakter positif serta keterampilan adaptif (skill).

Termasuk keterampilan seni membatik, seiring dengan adanya batik sebagai kekayaan budaya kearifan local Sumenep.
Dikatakan, tradisi seni tekstil, khususnya membatik bukan sekadar hiasan tetapi bagian dari identitas sosial, ritual, kearifan local dan warisan para tetua.

Di Sumenep dan Madura secara umum ada tradisi batik tulis dan motif-motif lokal yang khas yang dapat menjadi sumber kebanggaan sekaligus peluang pendidikan dan ekonomi bagi generasi muda.
“Karenanya, dalam rangka meningkatkan keterampilan murid dalam membatik, maka SDN Lenteng Barat 1 menyelenggarakan aktivitas membatik melalui kegiatan kokurikuler sekolah.” Tandasnya.

Baca Juga  Abah Zairullah Lantik dan Kukuhkan Pengurus LKSA-PSAA Provinsi Aceh Periode 2023-2028

Diakui Kepala Sekolah yang juga Pelatih Pembina Pramuka Pusdiklatcab Arya Wiraraja Kwarcab Sumenep ini, bahwa kegiatan membatik dimulai dari pengenalan, membuat sketsa, menggambar, proses membatik, evaluasi, hingga publikasi. Tentu membutuhkan waktu dan kesabaran dalam membimbing murid-murid berbakat ini.
” melalui program Kokurikuler membatik ini untuk menekankan akar lokal, menampilkan batik sebagai aksara atau bahasa budaya, dan menghubungkan seni dengan kemandirian ekonomi murid atau komunitas. Dengan motto: cerdas dengan seni, cakap berbudaya, terampil dan berkarya.

Sebagaimana tujuan program ini membekali murid dengan keterampilan seni membatik untuk melestarikan motif dan teknik batik lokal, mengembangkan keterampilan seni-rupa dan keterampilan teknis membatik tulis berbasis kearifan local Sumenep serta menumbuhkan karakter murid yang disiplin, teliti, tanggung jawab, dan bangga dengan identitas lokal.

Menumbuhkan sikap peka lingkungan dengan keterampilan kewirausahaan sederhana: desain produk, produksi, dan pemasaran.

Mengembangkan pengelolaan sekolah yang terbuka dan dapat bekerja sama dengan komunitas (melibatkan perajin lokal, keluarga, dan pasar desa) untuk kolaborasi dan keberlanjutan.

Baca Juga  Angkat Kemiskinan, Disperkimhub Sumenep Targetkan Bangun RTLH 150 Unit Di 2025

Diharapkan program ini dalam memberikan manfaat signifikan, bagi murid bisa mengenal budaya batik sebagai warisan kekayaan budaya lokal yang perlu dilestarikan, mengenal ragam motif batik asli warisan budaya Sumenep, menguasai teknik kerajinan batik (desain, canting, tulis, pewarnaan, finishing), peningkatan kreativitas, ketekunan, keterampilan motorik halus, dan rasa tanggung jawab murid serta bisa mengembangkan kemampuan seni membatik sebagai bekal hidup setelah lulus nanti.

Dan bagi Guru bisa meningkatkan kemampuan menerapkan metode pengajaran seni dan kewirausahaan; peningkatan kapasitas lewat pelatihan bersama perajin serta bisa mengembangkan kompetensi profesionalisme guru dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur dan produktif.
Sedangkan bagi sekolah dapat branding dan reputasi sekolah sebagai pusat pelestarian budaya dan pendidikan kewirausahaan local, mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal yang produktif, meningkatkan trust sekolah sebagai pusat pembelajaran bagi murid serta bisa meningkatkan kerjasama dengan pihak eksternal dalam mewujudkan sinergi yang berkelanjutan.
Selanjutnya bagi masyarakat dapat melestarikan motif lokal dan memperkuat identitas budaya Sumenep, menciptakan peluang ekonomi mikro (perajin, penyedia bahan, pemasaran), penguatan hubungan antar-generasi.
“untuk merealisasikan ini memang tidak mudah, perlu persiapan mencakup perencanaan program tahunan, pembentukan tim pelaksana, pengadaan alat dan bahan (canting, lilin, kain, pewarna), penyediaan ruang belajar, serta penyusunan kurikulum berbasis praktik dan teori.”papar Wiwin.

Baca Juga  Bupati Sidoarjo Dampingi Gubernur Jatim Gelar Pasar Murah di Krian untuk Perluas Jangkauan Masyarakat Beli Sembako

Sebagai Kepala sekolah pihaknya perlu menjalin kolaborasi dengan pengrajin batik atau komunitas lokal untuk membimbing siswa dan memfasilitasi proses praktik agar program membatik berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan pelestarian budaya.
“syukurlah mulai dari perencanaan program dan pembentukan Tim hingga ketersediaan peralatan yang diperlukan untuk praktik mulai dari persiapan kain, pembuatan motif menggunakan pensil, proses pencantingan dengan lilin, hingga pewarnaan hingga menghasilkan motif batik tradisional khas Sumenep.”terangnya.

Tentunya banyak yang dihasilkan dalam kegiatan tersebut seperti menanamkan rasa cinta dan bangga akan budaya sendiri. Melalui batik, siswa belajar nilai-nilai seperti kerja sama tim, gotong royong, dan kreativitas yang selaras dengan nilai Pancasila. Sehingga tujuan pendidikan, untuk menumbuhkan kreativitas, kerja sama tim, atau menanamkan jiwa wirausaha bisa dicapai.
Bahkan, para wali murid menyampaikan terimakasih kepada para guru yang telah membimbing siswa membuat batik hingga menghasilkan karya batik lokal yang khas Sumenep, dan berharap terus dikembangkan untuk bekal putera-puteri menghadapi tantangan masa depan.

“Kedepan kolaborasi dengan seluruh elemen untuk keberlanjutan program ini agar dapat memberikan manfaat lebih luas lagi,” pungkas Wiwin.(rus/ang)

Baca Juga

Pemerintah

Opening Ceremoni Pesona Mappanreritasie 2024. Bupati Zairullah.Ini Kegiatan Nasional

Pemerintah

Demi Suksesnya Pemilu Serentak 2024, KPU Sumenep Gelar Media Gathering

Pemerintah

Rizki LPK-YLDI : Kami Berharap Peran Penting Pemerintah Terkait Dalam Penanganan Konsumen Bisa Membantu Nyata Signifikan

Pemerintah

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsoyudho. Lantik 471 Pejabat DI Bulan Ramadhan,

Pemerintah

DKUMP2 Tanah Bumbu Laksanakan Pengawasan Distribusi BBM Jelang Nataru

Pemerintah

Simulasi dan Bimtek Dalam Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan surat Suara Serta Penggunaan Aplikasi Serekap.

Pemerintah

Bupati Andi Rudi Latif Resmi Buka Aksi Tanah Bumbu Bershalawat: Untuk Keberkahan Tanbu dan Indonesia

Pemerintah

Sehari Zairullah Bisa Lantik 10 Kades Di berbedaTempat. Berakhir Di Kusan Tengah