SUMENEP Suksesi-Indonesia.com-Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati, Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakilnya, KH. Imam Hasyim, terus memperkuat subsektor perikanan sebagai salah satu sektor strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program fasilitasi sarana produksi perikanan melalui Dinas Perikanan setempat, yang terbukti memberikan dampak nyata dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku usaha perikanan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, mengungkapkan, bahwa program fasilitasi ini mencakup tiga bentuk dukungan, yaitu bantuan sarana budidaya ikan air tawar, bantuan sarana pengolahan hasil perikanan, serta bantuan hibah uang untuk pengembangan usaha perikanan rakyat.
“Tahun ini kami menyalurkan fasilitasi sarana budidaya ikan air tawar kepada 38 kelompok di kabupaten Sumenep, masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang,” jelas Agistiono, Senin (03/10/2025).
Kemudian Dinas Perikanan juga menfasilitasi sarana pengolahan hasil perikanan kepada 16 kelompok dengan 160 anggota penerima manfaat, serta bantuan hibah uang kepada 5 kelompok untuk mendukung pengembangan usaha di bidang perikanan.
Sehingga menurut Agistiono, total terdapat 59 kelompok penerima manfaat dengan jumlah keseluruhan sekitar 590 pelaku usaha perikanan di berbagai kecamatan. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 65 persen atau setara 380 orang penerima manfaat telah berhasil mengembangkan usaha secara mandiri di bidang budidaya dan pengolahan hasil perikanan.
“Fasilitasi sarana produksi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas kelompok, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Agustiono juga menegaskan bahwa selain memberikan bantuan fisik dan hibah, Dinas Perikanan juga melakukan pendampingan teknis dan pelatihan manajemen usaha agar kelompok penerima dapat mengelola bantuan secara efektif dan berkelanjutan.
Beberapa kelompok bahkan telah memasarkan produk olahan seperti abon, kerupuk, dan bakso ikan di pasar lokal dan regional.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut, karena terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus memperluas program fasilitasi sarana produksi perikanan di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat pesisir yang mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
(rus)









