Home / Peristiwa

Kamis, 27 November 2025 - 13:28 WIB

Anniversary ke-5 MIO Indonesia, Tegaskan Integritas dan Kepemimpinan Jurnalistik Bogor

SUMENEP Suksesi-indonesia.com.
Organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia menggelar perayaan Anniversary ke-5 dengan mengusung tema “LEADER & INTEGRITY IN JOURNALISM: Menuntun Pena, Menyuarakan Kebenaran.”

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 26–27 November 2025, di New Kartika Resort & Hotel, Jl. Raya Puncak, Batu Layang, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada hari pertama, seremoni pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, beserta jajaran pengurus nasional lainnya.

Baca Juga  Penjaga Warkop Membusuk di Kamar Hotel,Ini Kronologisnya

Turut hadir Ketua PD MIO Indonesia Kabupaten Sumenep bersama jajaran, serta para pengurus MIO tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pers dan teknologi, yakno Pakar AI sekaligus Ketua Umum IPJI, Dr. Kun Wardana Abyoto, serta Ahli Pers Dewan Pers, Drs. Rustam Fachri Mandayun.

Baca Juga  Jadi Kabupaten Terinovatif, Sidoarjo Raih IGA 2024

Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, menegaskan kegiatan ini, MIO Indonesia berkomitmen menjaga marwah jurnalistik yang berintegritas di era transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

“pers harus terus berdiri sebagai penuntun kebenaran di tengah maraknya informasi palsu.” tandanya.
Menurutnya, pihaknya terus mendorong anggota MIO di seluruh Indonesia untuk memegang teguh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab moral dalam setiap karya jurnalistik.

Sementara itu, Dr. Kun Wardana Abyoto mengingatkan pentingnya adaptasi media terhadap kecerdasan buatan agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

Baca Juga  Insiden Persekusi Jurnalis, FWJ Indonesia Desak Walikota Jakut Bertanggungjawab

“AI bukan ancaman bagi pers, melainkan peluang. Yang penting, kita tetap menjadikan etika dan kebenaran sebagai pilar utama jurnalistik,” tandasnya.

Sedangkan Ahli Pers Dewan Pers, Drs. Rustam Fachri Mandayun, juga menambahkan bahwa setiap jurnalis harus memahami regulasi dan kode etik pers agar terhindar dari pelanggaran hukum.

Kemerdekaan pers bukan berarti bebas tanpa batas. Ada hak publik yang harus dijaga dan dilindungi,” pungkasnya.(Ang)

Baca Juga

Peristiwa

Kopwan Irama Kelurahan Kepanjin Gelar RAT TA 2025

Peristiwa

Camat Pakal Cuek, Menindak Miras Jurang Kuping

Peristiwa

Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dibantu BPBD Jatim dan BPBD Sidoarjo Normalisasi Sungai Buntung Desa Tanjungsari

Peristiwa

PAMDAS Sumenep Perkenalkan Musik Dangdut Dari Pelosok Desa Sampai Penjuru Kota

Peristiwa

Semangat Nusantara Baru Indonesia Maju, 4  Lembaga Pendidikan di Pulau Guwa Guwa Gelar Upacara HUT ke 79.

Peristiwa

Naas” Jalur Tengkorak Telan Korban Pengguna Sepeda Motor Dilindas Truk Hingga Tewas

Peristiwa

INFO BRO, Potong Jalan Pintas Berujung Adu Banteng Antar Pengedara Sepeda Motor

Peristiwa

Ketua KPM Pasongsongan Sambut Baik Kehadiran Rokok Lokal Penyelamat Usaha Petani Tembakau