Home / Peristiwa

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:20 WIB

Puluhan Emak-emak Warga Mutiara Regency Beraksi, Tembok Pembatas Dua Perumahan Gagal Dibongkar

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com– Puluhan Emak emak Warga Mutiara Regency beraksi, Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo membuka akses jalan antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City berujung buntu. Tembok pembatas yang berada di wilayah Desa Banjarbendo dan Desa Jati itu batal dibongkar, setelah mendapat penolakan keras dari emek-emak dan warga Mutiara Regency, Selasa (30/12).

‎Satpol PP bersama aparat gabungan telah tiba di lokasi untuk melakukan persiapan pembongkaran. Namun, langkah tersebut terhenti lantaran emak dan warga yang menghadang dan menyuarakan keberatan mereka.

Baca Juga  Desa Kedungkendo Gelar Pengajian umum dan Sholawat Hadroh Dalam Rangka ruwat desa Bersama KH Sya' Roni Fadlan Lebo Sidoarjo

‎Warga menilai Pemkab Sidoarjo belum memberikan sosialisasi yang jelas terkait dampak pasca dibukanya akses jalan tersebut.

‎Kuasa Hukum Mutiara Regency Sidoarjo Urip Prayitno menegaskan, penolakan warga bukan tanpa alasan. Menurutnya, hingga saat ini belum ada penjelasan komprehensif dari Pemkab mengenai konsekuensi teknis maupun lingkungan setelah tembok pembatas dirobohkan.

‎“Kita melakukan penolakan karena belum ada sosialisasi dari pihak Pemkab. Misalnya, setelah dibongkar dampaknya seperti apa,” kata Urip.

Baca Juga  Tim Garuda Guard Bagikan 700 Takjil Gratis di Bulan Ramadan

‎selama ini tembok pembatas justru berfungsi menahan aliran air dari wilayah belakang agar tidak masuk ke kawasan perumahan Mutiara Regency. Warga khawatir, jika tembok dibongkar, potensi genangan dan banjir akan meningkat.

‎”Selama ini tembok itu menghadang aliran air dari belakang supaya tidak masuk ke perumahan kami,” ucapnya

‎Urip juga menyoroti adanya pembangunan di kawasan Mutiara City. Warga khawatir akses jalan yang dibuka nantinya justru dimanfaatkan sebagai jalur keluar-masuk truk material.

Baca Juga  Pemkab Tanah Bumbu Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting

‎“Mutiara City sedang ada pembangunan. Apakah nanti truk-truk material itu akan dilewatkan perumahan kami? Ini yang belum pernah dijelaskan. Maka dari itu kami menolak pembongkaran pagar pembatas ini karena belum ada sosialisasi dampak pasca dibongkar,”

‎Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Kabupaten Sidoarjo Mochamad Bachruni Aryawan menyatakan, pihaknya hanya menjalankan perintah pimpinan daerah.

‎“Sebenarnya ini saya hanya melaksanakan perintah dari Bupati Sidoarjo Subandi dan Forkopimda terkait pembongkaran tembok ini,” paparnya.(Man)

Baca Juga

Peristiwa

Penyembelihan Hewan Qurban di MASJID “AT- TAQWA “Kampung Praban Barat RT 02 RW 01 Kelurahan Sidokare, Sidoarjo.

Peristiwa

DPP Madas Muhammad Ridwansyah : Mengklaim Demo di Polda Jatim “Bukan Madas Sesungguhnya”

Peristiwa

Dugaan Tangkap Lepas di Peterongan Mengemuka, Kasat Narkoba Jombang: Polsek yang Tangani Narkoba Akan Dibina

Pemerintah

Mewakili Bupati Tanbu, Asisten Pemerintahan Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

Peristiwa

Hallooo Polda Jatim Kok Diam, Event Besar Puluhan Juta Sabung Ayam Agro Batu Malang Segera Digelar

Peristiwa

Redam Potensi Konflik SARA Terkait Adzan, Polsek Krembangan Dianugerahi Penghargaan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak

Peristiwa

Viral Pegawai KPP Pamerkan Harta Kekayaan.

Peristiwa

Sidak Proyek Pembangunan Alun-alun Sidoarjo, Bupati Subandi temukan Banyak Kekurangan