Home / Peristiwa

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:11 WIB

“Wartawan Kok Ruwet”!!! Praktisi Pers : Dalam Beretika Profesi, Ingat Jangan Ada Jeruk VS Jeruk???

SURABAYA Suksesi Indonesia.com— Polemik antar pihak yang sama-sama mengaku sebagai wartawan kembali mencuat di Surabaya. Persoalan yang awalnya beredar di grup WhatsApp tersebut bahkan disebut telah mengarah pada laporan kepolisian dan ramai diberitakan oleh sejumlah media.

Fenomena unik bin ajaib yang berkembang terkait kuli tinta group WhatsApp waratawan jadi sorotan sosok Eko Gagak (panggilan akrab), mengaku sering menerima informasi awal terkait persoalan (“Wartawan VS Wartawan-Red”) itu saat berbincang dengan rekannya di sebuah warung kopi kawasan perempatan Jalan Kenjeran Surabaya.

Dalam obrolan Warung Kopi, Gagak mencoba mengerti memastikan duduk perkara, setelah itu ia sempat menghubungi salah satu pihak yang terlibat (“Wartawan VS Wartawan”-Red), namun tidak mendapat respons, Selasa (03/02/2026).

Baca Juga  PUPR Tanah Bumbu Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah. Yang Bisa Dijadikan Pundi Pundi Uang jika Dikelola Dengan Baik.

Menurut gagak, kemudian menghubungi pihak lain untuk meminta penjelasan secara langsung terkait apa yang sebenarnya terjadi.

“Eroni, konflik terbuka ini yang melibatkan pengakuan sebagai wartawan, bisa berpotensi mencoreng nama baik profesi pers secara keseluruhan,” celotehnya.

Lanjut Gagak di obrolan warung kopi (warkop), wartawan adalah profesi yang memiliki tanggung jawab etika dan tidak bisa digunakan sembarangan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Dan Wartawan itu profesi, bukan milik perorangan, apalagi dipakai atas nama LSM atau ormas, la wong namanya wartawan ya harus dijaga sebagaimana menjaga diri sendiri, apa lagi sesama rekan seprofesi,” celetuknya.

Perlu kami ingatkan, masih kata Gagak, terkait pemberitaan yang sudah dikonsumsi publik luas dapat menimbulkan dampak lanjutan bagi wartawan lain yang tidak terlibat dalam persoalan tersebut.

Baca Juga  Pelatihan Manajemen Risiko 2025 Resmi Ditutup: Pemkab Tanbu Tegaskan Komitmen Good dan Clean Governance

“Pemberitaan itu dilihat banyak orang. Jangan sampai karena konflik segelintir orang, seluruh wartawan ikut terkena imbasnya, repot kalau sudah begini, “Wartawan VS Wartawan”, tak ubahnya Jeruk Makan Jeruk,” katanya.

Dunia jurnalistik sejak awal 1990-an, sambung Gagak, kami menyaksikan langsung dinamika serta tantangan profesi pers, termasuk saat mengikuti persidangan kasus Marsinah di Surabaya pada 1993.

“Sejak awal, tuntutan jurnalistik bukan soal perut atau kepentingan sesaat, Ada idealisme dan tanggung jawab moral yang harus dijaga, dan dalam dua dekade akhir-akhir ini jumlah wartawan meningkat sangat signifikan khususnya di Surabaya,” jletrenya.

Baca Juga  Ketua STKIP PGRI Sumenep, Ucapkan Terima Kasih Pemilu Berjalan Lancar, dan Ajak Semua Pihak Menerima Hasil Pemilu

Sangat di sayangkan, geram Gagak, rupanya peningkatan kuantitas tersebut tidak selalu diiringi dengan pemahaman etika dan kompetensi jurnalistik, bahkan rumor yang beredar jumlahnya bisa ribuan.

“Apa lagi tidak semuanya (“Wartawan”) kurang memiliki bekal pendidikan, pemahaman etik, dan tanggung jawab profesi yang memadai,” tegasnya.

Atas carut marutnya Dunia kewartawanan, kami (Gagak) berharap seluruh pihak yang mengaku sebagai wartawan dapat kembali merujuk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers, serta mengedepankan klarifikasi dan verifikasi sebelum membawa persoalan ke ruang publik.

“Kepada rekan-rekan wartawan yang masih memegang etika untuk tetap waras dan jangan terpancing menejemen adu domba, sebab Profesi ini (wartawan) terlalu mulia untuk dirusak oleh konflik yang tidak perlu,” tutup Gagak aktivis 98. (tok)

Baca Juga

Peristiwa

BRAVO” Berbagi Juma’at Berkah Bukti Satlantas Polrestabes Surabaya Peduli Wong Cilik

Peristiwa

Revitalisasi Alun-alun Dibuat Nyaman bagi Seluruh Kalangan

Pemerintah

Apel Gabungan Bersama Sekda Tanbu Sekaligus Penyerahan Hadiah Lomba Konten Kreatif

Peristiwa

Hilang Kendali, Pemotor Dibawa Umur Meregang Nyawa

Peristiwa

Maklumat Satu Suro, Polres Blitar Kota Tangkap Enam Remaja Terlibat Tawuran

Peristiwa

Peristiwa

Wabup Tanah Bumbu Buka Turnamen Kemerdekaan Fenomena.id E-Sport Competition 2025

Peristiwa

Karang Taruna RW 01 Kelurahan Harapan Jaya Gelar 1 Muharram, Begini Antusias Warga