SUMENEP, Suksesi Indonesia.com- Tim Inspektorat Kabupaten Sumenep yang terjun langsung ke kecamatan Raas di komondo langsung oleh Mohammad Hariyanto S.T, secara intensif berupaya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran keuangan lembaga pendidikan SDN/I se kecamatan Raas , bertempat di Aula SDN Kropoh 1 kecamatan Raas acara pertemauan ini di gelar dalam rangka pembina dengan kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah , Langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong terciptanya tata kelola keuangan lembaga pendidikan yang bersih, tertib, dan transparan.

Mohamad Hariyanto S.T, selaku perwakilan dari Inspektorat Sumenep selalu turun langsung untuk memantau dan sering melakukan Pembinaan dan Pengawasan serta Pengelolaan Anggaran ke wilayah kepulauan.
Di sela sela acara ia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan proses pengawasan atau pemeriksaan resmi, pihaknya terlebih dahulu memberikan pembinaan kepada seluruh lembaga pendidikan yang ada di Raas ini.
Beberapa hal di sampaikan dan di tekankan dalam acara tersebut:
- Banyak temuan ditingkat sekolah terjadi selisih antara RKAS, SPJ dan rekening koran
- BPK akan langsung mengecek ARKAS dipadukan dengan SPJ sekolah
- Banyak sekolah yang terlambat menyetorkan dan melapirkan SPJ
- Semua pengontrol dana anggaran BOS ada di BPK
- Sudah di sepakati bersama antara inspektorat dan dinas tentang standarisasi SPJ
- Apabila ada Temuan BPK maka dikembalikan ke kas negara melalui kas daerah bukan ke rekening sekolah
- Kebijakan belanja siplah jika merepotkan ke lembaga segera komunikasikan ke dinas melalui surat resmi dari KKKS.
Langkah awal ini dinilai penting sebagai sarana edukasi dan pemahaman teknis terkait regulasi pengelolaan keuangan sekolah.
“Sebelum kami turun melakukan pengawasan, terlebih dahulu kami mengumpulkan semua kepala sekolah untuk diberikan pembinaan terkait pengelolaan keuangan sekolah,” ujar Totok panggilan akrab sehari harinya, Selasa (6/5/26).
“Jadi tidak serta-merta langsung diperiksa. Kami awali dengan pendampingan dan pembinaan yang menyeluruh,” imbuhnya.
Hariyanto menegaskan, peran Inspektorat tidak hanya sebagai auditor, tetapi juga sebagai mitra strategis lembaga pendidikan dalam memperkuat sistem administrasi dan keuangan yang akuntabel dan berkelanjutan.
Pihaknya berharap, dengan semakin instensif melakukan pembinaan dan pengawasan, ke seluruh lembaga pendidikan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan dalam mengelola keuangan secara tertib dan sesuai aturan.
“Jika tata kelola keuangan sekolah dilaksanakan secara tertib dan transparan, dampaknya akan sangat positif. Tidak hanya bagi kemajuan sekolah itu, tetapi juga akan dirasakan langsung oleh siswa, wali murid dan masyarakat sekitarnya,” pungkasnya.








