Home / Peristiwa

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:05 WIB

Saat Mancing Di Perairan Ra’as Ditemukan Mayat Meninggal Dunia.

SUMENEP Suksesi Indonesia.com- Nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Desa Kropoh, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) petang.

Korban diketahui bernama Amsuri (55), warga Dusun Kropoh RT 01/RW 01, Desa Kropoh, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB oleh dua warga yang sedang mencari ikan menggunakan perahu dayung di perairan utara Pelabuhan Rakyat Desa Kropoh, sekitar 500 meter dari bibir pantai.

Baca Juga  Pererat Sinergi, Polres Tanah Bumbu Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers

Kapolres Sumenep Akbp Anang Hardiyanto.,S.I.K melalui Kasat Polairud Polres Sumenep AKP Moch. Rofiq, S.H. menjelaskan bahwa penemuan korban berawal saat dua saksi, Asari dan Mahmudin, berangkat melaut untuk mencari ikan (nyolo). Saat berada di tengah laut, keduanya melihat sesosok mayat dalam posisi telungkup yang tersangkut di batu karang.

“Setelah didekati dan diperiksa, saksi mengenali mayat tersebut sebagai Amsuri yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di laut,” ujar AKP Moch. Rofiq.

Mengetahui hal tersebut, Asari tetap berada di lokasi untuk menjaga jasad korban agar tidak terbawa arus, sementara Mahmudin segera menuju daratan guna memberitahukan keluarga korban dan warga sekitar.

Baca Juga  Masyarakat Apresiasi Polisi Patroli Gabungan Rayon Satu Jamin Rasa Aman di Wilayahnya

Sekitar pukul 18.00 WIB, keluarga korban bersama warga mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi ke tepi pantai. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Desa Kropoh, H. Rahmawi, yang selanjutnya menghubungi Polsek Raas.

Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Raas bersama Koramil Raas, staf Kecamatan Raas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Raas, serta warga setempat tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Dusun Kropoh, Desa Kropoh, Kecamatan Raas, untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Baca Juga  Bimtek Perizinan Berusaha Berbasis Resiko OSS-RBA

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas melakukan serangkaian langkah mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan pemerintah desa, meminta keterangan para saksi, membantu proses evakuasi korban, hingga melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.

Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kasat Polairud Polres Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun musibah serupa (Ang)

Baca Juga

Peristiwa

Warga Pluit Muara Karang Minta Kasatpol PP DKI Tegakan Aturan Perda 8 Jangan Tebang Pilih dan Abaikan Dampaknya

Peristiwa

Sumrambah Menyampaikan Bupati Yang Terpilih Agar Membawah Jombang Lebih Maju

Peristiwa

Carut-Marut Proyek P3-TGAI Sampang, “Pj Kades Mengaku Buta” dan Bocor ke Publik Bahan Material Diduga Disunat???

Peristiwa

Ketika Adab Kritik Kaum Intelektual Terjebak Emosi Tak Tentu Arah???, Demokrasi Cerdas dan Logika Akal Sehat Menghilang!!!

Peristiwa

Relawan Surabaya Bersatu Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan

Peristiwa

Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dibantu BPBD Jatim dan BPBD Sidoarjo Normalisasi Sungai Buntung Desa Tanjungsari

Peristiwa

Alliansi Jurnalis Sidoarjo (AJS), Rekan Media dan Ormas Ramaikan Louching LBH JP Nusantara dan MMC.

Peristiwa

Di Bulan Ramadhan Media Liputankasus.com Berbagi 600 Takjil Kepada Masyarakat dan Pengendara