Home / Pemerintah

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Sidoarjo Terus Berupaya Mempercepat Pembebasan Lahan untuk Flyover Gedangan

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melipatgandakan upaya untuk mempercepat pembebasan lahan proyek pembangunan Flyover Gedangan. Selain membentuk tim khusus pengadaan tanah, Pemkab Sidoarjo juga telah mengamankan alokasi anggaran total sebesar Rp 400 miliar guna memastikan pembayaran ganti rugi warga tidak terkendala.

Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan, pemetaan terhadap 122 bidang tanah yang terdampak proyek tersebut telah rampung. Saat ini, fokus pemerintah adalah mempercepat penyelesaian administrasi pada 16 bidang tanah yang masih mengganjal agar proses penilaian harga (appraisal) bisa dimulai tepat waktu.

Baca Juga  Pilkada Sidoarjo Dipastikan Berakhir Tanpa Gugatan

“Kami bergerak cepat. Pengumpulan dokumen lahan hingga pengukuran terus berjalan secara paralel. Kami menargetkan proses appraisal sudah bisa dimulai pada Agustus nanti,” kata Subandi seusai memimpin rapat koordinasi di Ruang Delta Wicaksana, Sidoarjo, Kamis (16/7/2026).

Disampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo mengucurkan dana sebesar Rp 200 miliar dari APBD 2026, dan telah menyiapkan tambahan Rp 200 miliar lagi pada APBD 2027. Total Rp 400 miliar disiagakan khusus untuk ganti rugi lahan.

Baca Juga  Bupati Subandi Dampingi Menko PM Muhaimin Iskandar Resmikan Groundbreaking Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny

Pemkab Sidoarjo juga Membentuk Tim Pengadaan Tanah untuk lembangunan jembatan layang Gedangan yang berkoordinasi langsung dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), tim penilai, dan konsultan hukum.

Selain itu, Pemkab juga Melakukan pelacakan dan komunikasi intensif dengan perangkat desa untuk menemui pemilik lahan yang berada di luar daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Muhammad Makhmud menjelaskan, 16 bidang tanah yang belum tuntas tersebut bukan disebabkan oleh sengketa hukum, melainkan kendala administratif.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Harga, Andi Rudi Latif Instruksikan Pemantauan Harga Bahan Pokok

“Kendala utamanya adalah beberapa pemilik lahan saat ini berdomisili di luar daerah dan belum berhasil ditemui. Selain itu, ada satu bidang tanah yang ahli warisnya mencapai 57 orang dan dokumen kesepakatannya belum lengkap,” ujar Makhmud.

Saat ini, dinas terkait bersama perangkat desa setempat tengah melakukan penelusuran keberadaan pemilik lahan agar proses pembebasan tanah ini dapat rampung sepenuhnya tahun ini.
Bupati Subandi menegaskan, koordinasi lintas sektor akan terus diperketat secara berkala.

“Kami berupaya semaksimal mungkin. Tahun ini pembebasan lahan harus rampung agar pembangunan fisik jembatan layang bisa segera terwujud demi mengurai kemacetan kronis di kawasan Gedangan,” ujarnya.( man )

Baca Juga

Pemerintah

Grand Final Duta Baca Pelajar Tanah Bumbu 2025 Sukses Digelar, M Fattah Fihrannur Raih Juara

Pemerintah

Andi Rudi Latif : Birokrasi Adalah Mesin Pembangunan

Pemerintah

SDN 1 Bayansari Ikuti Lomba Adiwiyata Tingkat Kalsel 2023

Pemerintah

Kompol Ari Bayuaji : Pentingnya Berikan Edukasi Warga Tentang Gangguan Kamtibmas

Pemerintah

Bupati HM.Zairullah Azhar Resmikan Puskesmas Karang Bintang, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Pemerintah

Deklarasi Unjuk Rasa Front Driver Online Tolak Aplikator

Pemerintah

Kepala DPMD Tanbu.PKK Desa Merupakan Garda Terdepan Kemajuan Desanya

Pemerintah

Kapolres Tanbu gelar Baksos Kopi Manis sekaligus Rayakan HUT. Bayangkara Ke 79 Di Desa Gunung Antasari KM 01.