Home / Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kabupaten Sidoarjo Resmi Dinobatkan Sebagai Kabupaten STBM 5 Pilar Berkat Tingginya Kesadaran Warga

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com– Kabupaten Sidoarjo resmi menyandang status sebagai Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar. Keberhasilan gemilang ini berhasil diraih setelah tim verifikasi lapangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merampungkan penilaian di 12 desa atau kelurahan yang tersebar di enam kecamatan.

Ketua Tim Verifikasi Lapangan Kemenkes, drg. Sulvy Dwi Anggraini, mengungkapkan bahwa prestasi tersebut menunjukkan pembangunan sanitasi di Sidoarjo tidak lagi sekadar menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan telah bertransformasi menjadi kesadaran kolektif masyarakat.

“Kesadaran masyarakat menjadi kontribusi terbesar. Komitmen ini dibangun dari kesadaran kolektif dengan kolaborasi lintas sektor yang luar biasa,” ungkap Sulvy saat berada di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, pada Kamis (23/7/2026).

Baca Juga  Kisah M. Malik, Warga Bongkaran Surabaya yang Kembali Berjalan Usai Lumpuh Stroke

Bupati Sidoarjo Subandi saat memberikan sambutan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.
Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, Sulvy membeberkan rincian capaian indikator sanitasi di Sidoarjo yang dinilai sangat memuaskan. Sebanyak 100% Kepala Keluarga (KK) telah menghentikan praktik buang air besar sembarangan, 97% KK terbiasa mencuci tangan pakai sabun, 89% KK mengelola air minum serta makanan rumah tangga secara aman, 83% KK melakukan pengamanan sampah rumah tangga, serta 72% KK melaksanakan pengamanan limbah cair rumah tangga.

Baca Juga  Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Hadiri Puncak Meriah Perayaan HKN ke-59

Capaian impresif ini sekaligus membawa Sidoarjo mencatatkan diri sebagai kabupaten kelima dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang sukses memenuhi seluruh indikator STBM 5 Pilar.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah manis dari kerja keras yang terjalin antara seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi. STBM harus menjadi budaya masyarakat yang berkelanjutan. Ikhtiar ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang sehat dan sejahtera,” tutur Subandi.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn. menerima penghargaan STBM 5 Pilar. Didampingi Sekretaris Daerah dan perwakilan dari Kementerian Kesehatan.
Lebih lanjut, Bupati Subandi turut menitipkan pesan khusus kepada para camat, kepala desa, hingga jajaran puskesmas agar terus mengawal pola hidup sehat masyarakatnya. Mengingat Sidoarjo merupakan daerah urban dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, tantangan di bidang sanitasi tentu membutuhkan komitmen jangka panjang.

Baca Juga  Dinkes P2KB Sumenep Prioritaskan Program Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas

“Peran camat, kepala desa, dan puskesmas sangat vital. Jangan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi bagaimana kolaborasi ini terus dijaga agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Pemerintah berharap penerapan STBM 5 Pilar ini tidak berhenti sebatas seremoni atau perolehan predikat semata, melainkan terus membudaya demi menekan angka penyakit berbasis lingkungan serta mendongkrak kualitas hidup keluarga di Sidoarjo. ( man)

Baca Juga

Kesehatan

Tanah Bumbu gelar Rakoor Percepatan Penurunan Stunting

Kesehatan

Pemkab Tanbu Gelar Rembuk Stunting 2023

Kesehatan

Zairullah Akan Naikan Insentif Kader Posyandu di Tanbu

Kesehatan

Harapan Bupati Penurunan Stunting Sesuai Target

Kesehatan

Pemdes Parsanga Gelar Sunnatan Massal Gratis

Kesehatan

Pembinaan TPK Dukung Percepatan Penurunan Stunting Tanbu

Kesehatan

Puskesmas Manding Kab. Sumenep, Gelar Lomba Balita Sehat di Bawa Usia Dua Tahun (BADUTA) 2024

Kesehatan

Sekda Tanbu, Penanganan Stunting Terus Digalakan Sesuai Anjuran Pemerintah Pusat