Home / Kesehatan

Minggu, 30 Juli 2023 - 13:11 WIB

Lakukan Gerakan Edukasi Cegah IMS dan Pernikahan Usia Anak

Suksesi Indonesia.com-Tanbu
BATULICIN
– Pemerintah Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) gencar melakukan gerakan edukasi cegah Inspeksi Menular Seksual (IMS) dan Pernikahan Usia Anak.

Camat Angsana Liana Hamita, mengatakan gerakan eduksi ini masif di lakukan karena pesatnya perkembangan Kabupaten Tanah Bumbu khususnya Kecamatan Angsana.

Terutama bidang ekonomi menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk datang. Sehingga mobilitas penduduk menjadi sangat tinggi ke wilayah tersebut.

Hal ini menjadikan wilayah Kecamatan Angsana memiliki potensi besar terhadap tumbuh dan berkembangnya Penyakit Infeksi Menular Seksual. Sehingga sangat perlu mendapat perhatian khusus.

Menyikapi kondisi ini, sebut Liana, Kecamatan Angsana bersama Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sebamban II melakukan gerakan edukasi sebagai upaya pencegahan IMS dan Pernikahan Usia Anak.

Baca Juga  Tenaga Keperawatan Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Sasaran utamanya adalah siswa-siswi SLTP/Sederajat dan SLTA/Sederajat di lingkup Kecamatan Angsana.

Saat ini Kecamatan Angsana bersama lintas sektor gencar melakukan gerakan ini dan inten berkoordinasi pihak terkait lainnya.

Yakni, Kecamatan, Puskesmas Sebamban II, KUA, ULWK Angsana dan Kepolisian Sektor Angsana. Bahkan dari kepolisian setempat, sebagai tindakan preventif juga melakukan aksi pemberlakuan jam malam dengan berpatroli.

Liana Hamita mengungkapkan bahwa gerakan yang di lakukan lintas sektor ini bertujuan
mewujudkan generasi muda yang memiliki pemahaman yang benar tentang bahaya IMS dan HIV/Aids.

Agar mereka dapat menghindari dan terbebas dari penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan tersebut.

Baca Juga  Disbudporapar Tanah Bumbu Gelar Workshop Penulisan Sastra

Sehingga terwujud generasi penerus pembangunan Tanah Bumbu yang sehat dan berakhlak mulia.

Gerakan yang dilakukan ini juga turut mendukung Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Program Nasional dalam mencegah dan menurunkan angka Stunting.

“Dengan mencegah terjadinya pernikahan usia anak sehingga potensi melahirkan anak stunting dapat di tekan,” kata Liana.

Ia mengatakan gerakan ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari para Kepala Sekolah dan para Guru.

Terlebih para siswa, hal ini terlihat dari antusiasme dan keseriusan mereka dalam mengikuti materi yang di sampaikan dengan sangat menarik oleh para narasumber.

Baca Juga  Pemdes Parsanga Gelar Sunnatan Massal Gratis

Bahkan mereka berharap kagiatan semacam ini di jadikan agenda rutin dengan sasaran yang lebih luas dan menambah intensitasnya lagi.

Adapun kegiatan edukasi di langsungkan di dua SLTA dan enam SLTP/sederajat di wilayah Kecamatan Angsana.

Gerakan Cegah IMS dan Pernikahan Usia Anak ini di gelar 26 Juli sampai 3 Agustus 2023, dengan target seluruh sekolah yang menjadi sasaran garakan tersebut.

Menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Diantaranya Sekretaris KPAK Tanbu dr M Yadi Mahendra Muhyin, Pengelola Program HIV AIDS Dinkes Tanbu Novi Faridah Aryantie dan Nur Mu’minah.

Kemudian Dokter Pengelola Pengendali Penyakit Menular Puskesmas Sebamban 2 dr Faisal Fahmi, KUA Kecamatan Angsana H Muhammad Said dan Ustad Jumain, Kanit Bimmas Polsek Angsana Suryo Budi Susilo, serta Koordinator ULWK Angsana Raharja. (Ril)

Baca Juga

Kesehatan

Wabup Sidoarjo Mengajak Remaja Putri Jaga Kesehatan untuk Cegah Stunting

Kesehatan

Ketua TP PKK Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif : Lomba Posyandu 2025 Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kesehatan

Inggih Penjemputan Rombongan Tim Kemendes PDTT RI ke Tanah Bumbu

Kesehatan

BRAVO” Rehabilitasi LRRPN BI Surabaya, Didatangi Irjen Pol. (Purn) Drs. Puji Sarwono Mantan Deputi Hukum BNN RI

Kesehatan

Kepala BNNK Gresik Kunjungi Rumah Rehabilitasi GRB Untuk Sinergi Penanganan Penyalahgunaan Narkotika

Kesehatan

Pembinaan TPK Dukung Percepatan Penurunan Stunting Tanbu

Kesehatan

Terkait Program PPTKH, Disperkimhub Sumenep Bersama Tim Terpadu Mulai Cek Lapangan

Kesehatan

Bupati Andi Rudi Latif Kunjungi dan Gratiskan Pasien melahirkan Di RSUD. Pada 17 Agustus