Home / Peristiwa

Senin, 22 April 2024 - 17:39 WIB

Igusty Madani Penanggungjawab Aksi Demo, “Tuding Kriminalisasi dan Beri keterangan Palsu Kepada Wartawan”

SURABAYA,Suksesi Indonesia.com – Sekelompok Masyarakat Madura yang menamakan diri Masyarakat peduli nenek Bahriah, melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jatim, Senin, 22/4/2024.

Aksi yang dilakukan terkait dugaan kriminalisasi terhadap nenek Bahriah oleh para oknum Polres Pamekasan, diantaranya :

Baca Juga  Polresta Sidoarjo Ungkap Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah

– Oknum Kapolres Pamekasan diduga memberikan keterangan palsu kepada wartawan terkait tanah milik Nenek Bahriah yang di perjualbelikan.

– Oknum Kanit Idik III Satreskrim Polres Pamekasan ngotot melanjutkan proses pidananya sehingga Nenek Bahriah dijadikan tersangka, sedangkan kasus perdananya masih di proses di Pengadilan Negri Pamekasan.

Baca Juga  Ajang Kreativitas Pentas Seni Kearifan Lokal SMPN 1 Jabon.

Igusty Madani penanggungjawab Aksi unjuk rasa menuntut agar di hentikan adanya rekayasa dan kriminalisasi terhadap Nenek Bahriah, dan mencopot oknum oknum Polres Pamekasan yang mencoreng institusi Polri.

Baca Juga  Cipta kondusif" Polrestabes Surabaya Cangkrukan Bersama Tukang Becak dan Giat Bagikan Sembako

Unjuk rasa yang diikuti sekitar 50 orang ini berlangsung aman dan terkendali, setelah selesai dengan orasi tuntutannya, pukul 11.00 peserta unjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. (red)

Baca Juga

Peristiwa

Warga Keluhkan Kemacetan, Pedagang Pasar Tumpah Berjualan Diarea Luar Lapak Pasar Bulak Bateng Abadi

Peristiwa

DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Sepakati RAPBD Tahun 2025

Peristiwa

Polisi Jatanras Ciduk Sembilan Pelaku Pengroyokan

Pemerintah

Longsor Tebing Pantai, BPBD Tanbu Tinjau Lokasi

Peristiwa

Pendekatan Humanis Berantas Narkoba, Dalam Kurun 4 Bulan Satreskoba Polres KP3 Sukses Tangani Hampir 600 Kasus

Peristiwa

Ketum FWJ Indonesia : Dugaan Oknum Polres Bekasi Bermain Dengan Pelaku BBM Ilegal

Peristiwa

Upaya Cipta Kondisi, Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Sasar 10 jenis pelanggaran

Peristiwa

Dibulan Suci Ramadhan,Di Gresik Masih Ada Tempat Prostitusi Samaleak