Home / Politik

Jumat, 16 Agustus 2024 - 12:58 WIB

MAKI Soroti “DIPA” Bawaslu Jatim Terkait 3,5 Miliar Rupiah Diduga Dikorupsi

SURABAYA Suksesi Indonesia.com– Buntut viralnya ocehan parah peserta yang mengeluhkan saat dalam ranggka kegiatan pertemuan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Jawa Timur pada tanggal 13-15 Agustus 2024 kemarin di Empire Palace, Surabaya yang diadakan oleh Bawaslu Jatim, mendapat sorotan berbagai lembaga pemerhati Publik Anti Korupsi khususnya lembaga MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia). Dalam Kegiatan tersebut, diperkirakan menelan biaya hingga 3,5 miliar rupiah.

Ketua MAKI Jatim yakni Heru, dalam pernyataannya dihadapan awak media mengatakan, dalam penelusuran awal yang dilakukan oleh tim Litbang dan Investigasi MAKI Jatim, ditemukan indikasi bahwa anggaran untuk kegiatan tersebut tidak tercatat secara spesifik dalam Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bawaslu Jatim.

Baca Juga  Mampir Ngopi ke Pasar Manunggal, Andi Rudi Latif Disambut Antusias Pedagang

“Dan berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), hanya terdapat dua paket pengadaan yang berkaitan, yakni pengadaan belanja operasional dan alat tulis kantor (ATK) senilai 40,2 miliar rupiah, serta pengadaan ATK untuk kebutuhan internet senilai 3,4 miliar rupiah,” ujar Ketua MAKI Jatim.

Lanjut kata Heru, didugaan bahwa ada upaya untuk memecah paket anggaran dan menyembunyikan rincian sebenarnya terkait kegiatan pertemuan tersebut, Ia (Heru) mengungkapkan bahwa tim Litbang MAKI Jatim telah melakukan beberapa wawancara dengan para peserta kegiatan yang menyatakan kekecewaannya terhadap fasilitas yang disediakan untuk para Peserta, bahwa fasilitas hotel yang mereka terima tidak sesuai dengan yang dijanjikan, dan banyak yang terpaksa mengeluarkan uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung,” jelas heru menirukan para peserta.

Baca Juga  Lantik Badan Permusyawaratan Desa, Bupati Zairullah sampaiKan pesan

Menurut Heru, beberapa peserta bahkan bersedia memberikan kesaksian jika kasus ini berlanjut ke ranah hukum. “Kami masih menggali informasi lebih dalam dan menunggu hasil akhir dari investigasi kami,” tambahnya.

MAKI Jatim menegaskan bahwa jika dugaan penyelewengan ini terbukti, hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi Bawaslu Jatim, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Timur pada 27 November 2024.

Heru menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran sangat penting untuk menjaga integritas pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

Tidak hanya Bawaslu Jatim, MAKI Jatim juga mengungkapkan bahwa mereka tengah mempersiapkan langkah hukum terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim dan beberapa KPU Kabupaten, seperti Jember, Nganjuk, Probolinggo, dan Ngawi, atas dugaan penyelewengan anggaran.

Baca Juga  Nguri-uri Budaya Jawa, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Resmikan Tetenger Gubuk Praja Ananta Raya

“Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas semua dugaan penyimpangan ini. Transparansi dan kejujuran adalah prioritas utama kami, terutama dalam memastikan bahwa pesta demokrasi berjalan tanpa cela,” tegas Heru.

Kasus ini mencuat di tengah persiapan Jawa Timur untuk menghadapi Pilkada serentak, di mana integritas lembaga penyelenggara pemilu menjadi sorotan penting.

Hingga berita ini di unggah Jum’at (16/08/2024) MAKI Jatim berjanji akan terus mengawal proses ini hingga tuntas dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran yang ada. (tok)

Baca Juga

Politik

PRO-KONTRA POLITIK” Ketakutan Terulang RUU TNI Disahkan Kembali Munculnya Hantu Orde Baru

Politik

Ketua FABEM : Meredesain Pola Politik Demi Terciptanya Masyarakat Keadilan

Politik

Para Relawan di Sidoarjo Gelar Deklarasi Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim 2024

Politik

KPU Sidoarjo Ajak Media Bersinergi Sukseskan Pilkada 2024

Politik

EKO GAGAK : “Jongos Partai” Wajib Lengser Jika Terbukti Korupsi

Politik

Sosialisasi R. Ade Eka Rizkyanto : Pentingnya Penyuluhan Pemilih Pemula 2024 Berlandaskan Integral dari Proses Demokrasi

Pemerintah

KPU Jatim Gelar Apel Menandai Dimulainya Distribusi Logistik Serentak Pilkada 2024

Politik

Hantu Kotak Kosong 2024 Apakah Menakutkan, Yuk Simak Kata Aktivis 93 Satu Suara