Home / Pemerintah

Kamis, 1 Mei 2025 - 21:32 WIB

Amplop Misterius Muncul Terselip di Buku Tamu, Cara Jitu Kepala Sekolah SMAN 1 Gedek Hindari Para Jurnalis.

MOJOKERTO Suksesi Indonesia.com– Sikap sosok Wakhidah Kepala Sekolah SMAN 1 Gedek, Mojokerto ini hal yang aneh dan sepertinya mereka alergi terhadap profesi para jurnalis, ini terbukti beberapa kali rekan rekan wartawan untuk menemuinya sangat susah sekali dan terkesan selalu menghindar Senin 28/4/25

Kepala Sekolah SMAN 1 Gedek, selalu tidak ada di tempat, sebagaimana semestinya seorang ASN melaksanakan tugas sebagai Abdi negara, hal ini tidak bukti sebagai pelayan pendidikan di tengah masyarakat

Menurut Humasnya saat di temui awak media mengatakan,” Bapak memang tidak ada di tempat mas, dia lagi sibuk sekali dan sering ada rapat dan kegiatan di luar.

Baca Juga  PT Pelni Cabang Kotabaru-Batulicin Dukung Lingkungan Bersih di Tanah Bumbu

Tindakan menghindar dan menolak untuk memberikan klarifikasi, itu hak mereka, tetapi, dengan adanya muncul pemberian amplop misterius, yang di selipkan di buku tamu tentu saja menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi informasi di lingkungan sekolah itu.

Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengemban amanah publik, kepala sekolah seharusnya menyadari pentingnya keterbukaan informasi dan akuntabilitas. Wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, dan menghalangi tugas mereka sama saja dengan menghalangi hak publik untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat.

Baca Juga  Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan Menkum RI

Pemberian amplop oleh security sekolah, yang disebut sebagai “amanah dari Humas,” merupakan tindakan pelecehan yang merendahkan profesi wartawan sangat tidak pantas dan dapat diinterpretasikan sebagai upaya untuk menghalang-halangi pemberitaan atau bahkan tindakan yang lebih buruk. Sikap tegas wartawan yang menolak amplop tersebut patut diapresiasi sebagai bentuk integritas dan komitmen terhadap etika jurnalistik.

Tindakan ini, jelas melanggar prinsip transparansi dan kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang. Langkah media untuk mengadukan persoalan ini kepada Dinas Pendidikan Jawa Timur dan Ombudsman adalah langkah yang tepat. Diharapkan pihak berwenang dapat segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi yang sesuai.

Baca Juga  PD MIO Indonesia Gelar Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

“Kita sebagai insan pers sangat mengutuk keras kekecewaan terhadap sikap mengelak dan tidak kooperatif Kepala Sekolah SMAN 1 Gedek dan pihak sekolah. Upaya penyuapan terselubung melalui pemberian amplop sungguh tidak dapat dibenarkan dan jelas merupakan pelecehan terhadap profesi jurnalistik serta hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak, terutama instansi publik, akan pentingnya menghormati tugas dan fungsi pers sebagai pilar demokrasi. Keterbukaan informasi dan kerjasama yang baik dengan media justru akan membangun citra positif dan kepercayaan publik.
Semoga kasus ini dapat segera diselesaikan dengan adil dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.(@tim)

Baca Juga

Pemerintah

Tanbu Sampaikan Data Dukung Proposal Desa Blankspot ke Kementerian Kominfo RI

Pemerintah

Sekda Tanbu Bersama Tokoh Ulama Dan Adat Ziarahi Makam Pejuang Syiar Islam Kaltim

Pemerintah

Sinergi Pemkab Tanbu dan Pusat untuk Pengendalian Inflasi dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah

Pemerintah

Peringati Hari Anak Nasional 2025, Pemkab Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Ciptakan Kabupaten Ramah Anak

Pemerintah

Pelatihan UMKM Tanah Bumbu Tingkatkan SDM, Produksi, dan Pemasaran untuk Majukan Ekonomi Daerah

Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 Tahun 2025

Pemerintah

Praktisi pendidikan di lingkungan, Kemenag dan Diknas, gelar rapat di Kantor Komisi IV DPRD kab. Sumenep

Pemerintah

Peningkatan SDM Aparatur Pelayanan Publik di Dinas Dukcapil di Kabupaten Jember