Home / Pemerintah

Senin, 18 Maret 2024 - 20:28 WIB

Buntut Kopi Kapiten Dua Dinas Dicecar Pansus

PASURUAN, Suksesi Indonesia.com – Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan panggil dua OPD pemkab terkait bergulirnya polemik Kopi Khas Kabupaten Pasuruan (KAPITEN) yang diperkirakan mendapat gelontoran anggaran Pemda mencapai Rp 10 Miliar lebih selama 10 tahun.

Digelontornya anggaran yang bersumber dari APBD itu diperkirakan senilai Rp 1 miliar setiap tahunnya itu sangat istimewa. Lilik Wiji Asri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengatakan, anggaan yang digelontorkan itu untuk pembinaan petani kopi di kabupaten pasuruan.

Baca Juga  Kunker Kapolres Sumenep ke Pulau Raas Serta Silaturahmi ke Forkompicam, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Kopi kapiten merupakan brand kopi kabupaten pasuruan yang menaungi petani kopi kabupaten pasuruan, tidak tanggung-tanggung Asosiasi Petani Kopi (APEKI) digrojok oleh pemkab hingga menvapai Rp 10 miliar lebih. Penyedotan anggaran itu menjadi kunci DPRD lebih getol mlototi penggunaan anggaran dari dua dinas yakni Dinas perindutrian dan Perdagangan juga Dinas pertanian dan ketahanan pangan tersebut.

Baca Juga  Tanbu Dapat 1000 Lowongan PPPK, Seleksinya Bulan September

Dua OPD itu di cecar berbagai pertanyaan oleh pansus tetang logo kopi kapiten, legal formal, dan penggunaan anggaan yang dinilai cukup fantastis. Najib SH ketua Pasus mengatakan pihaknya memanggil dua dinas merupakan tugas sebagai wakil rakyat, “Kita memanggil dua dinas untuk minta keterangan secara langsung penggunaan anggaran yang di gelontorkan, diperuntukkan untuk apa dan apkah penggunaan anggaran itu telah sesuai regulasi” tutur Najib, selesai rapat hering, Senin (18/3/2024) siang.

Baca Juga  Hari Jadi ke – 2th GADISku, Kadinsos Jatim Dorong Kemandirian Difabel Lewat Koperasi Kodifa Jawara

Untuk menguarai polemik kopi kapiten Najib tidak bisa hanya melihat pada satu sisi saja, pria dengan kumis tipis ini mengatakan penguaraian polemik ini biar jelas dan gamblang pihaknya akan memanggil APEKI atau yang bersangkutan penerima anggaran dari pemkab itu.

Pemanggilan terhadap APEKI akan dilakukan minggu ini, “Pansus akan memanggil dan memintai keterangan kepada APEKI, tugas kita sebagai wakil rakyat untuk mengawasi kebijakan eksekutif agar bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Najib. (rf)

Baca Juga

Pemerintah

Pembangunan Saluran air Jalan Delima RT 10, RW 04 , Desa Tenggulunan Gunakan ADD

Pemerintah

MTQN Ke-XXI Tingkat Kecamatan Kusan Hulu Resmi Dibuka, Bupati Tanah Bumbu Harap Lahirkan Qari dan Qariah Berakhlak Qur’ani

Pemerintah

Pemkab Tanbu dan BPJS Kesehatan Sosialisasikan Cara Aktifkan Kembali KIS PBI Jaminan Kesehatan

Pemerintah

Bupati Puji Paskibra Tanbu Sukses Mulai Pengibaran Hingga Penurunan

Pemerintah

Apel Siaga Satlinmas Sekabupaten Tanah bumbu Dihalaman Kantor Bupati Gunung Tinggi

Pemerintah

Tanbu Kaji Tiru Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik ke Badung Bali

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Respon Cepat Tangani Banjir di Jabon

Pemerintah

Pemdes Banjarbendo Salurkan BLT DD Tahap Akhir Tahun 2024