Home / Pemerintah

Senin, 5 Januari 2026 - 17:18 WIB

Bupati Sidoarjo Minta Kepala OPD Optimalkan Sumber Pendapatan

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com– Bupati Sidoarjo Subandi meminta semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo bisa terus meningkat.

Sejauh ini, kinerja Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Buktinya, capaian PAD tahun 2025 sampai melebihi target. Dari target Rp. 2 triliun 691 milyar, terealisasi sebesar Rp. 2 triliun 721 milyar.

“Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Bupati Subandi, Senin (5/1/2026).

Selain dari pajak daerah, sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.

Baca Juga  Peringatan Hari Santri 2025 di Tanah Bumbu Berlangsung Khidmat

Bupati H. Subandi menyampaikan target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.

“Dari Dishub, pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujar bupati kepada kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin, (5/1/2026).

Bupati H. Subandi meminta pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.

Baca Juga  Peringati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Pemkab Sidoarjo : Apresiasi Kinerja Polresta Sidoarjo

“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS.

“Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,”ucapnya.

Ia mengatakan penerapan pembayaran non tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi. Lewat modernisasi pengelolaan retribusi parkir tersebut diharapkannya PAD Kabupaten Sidoarjo akan meningkat. Ia sendiri optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp. 13,5 milyar dapat tercapai.

Baca Juga  Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Pengurus LPTQ Tanah Bumbu Periode 2025–2030

“Tahun ini sudah dikelola Dishub, mudah-mudahan target retribusi parkir tercapai,” ucapnya.

Budi Basuki mengatakan per 1 Januari 2026 kemarin pengelolaan parkir sudah lakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir juga sudah dilakukan sejak Kamis kemarin. Dirinya menggandeng juru parkir yang sudah ada sebagai mitra. Ada sekitar 200 lebih juru parkir dengan 200 titik parkir yang dikelola.

“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp. 25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,”ucapnya. ( Man )

Baca Juga

Pemerintah

Tujuan Patroli Blue Light, Ini Kata Kompol Ari Bayuaji

Pemerintah

Kepala Disdukcapil Sumenep Jelaskan Terkait Perubahan Nomor KK Bila Pindah Alamat

Pemerintah

Polres Mojokerto Berinovasi “Kampung Bersinar” Persempit Ruang Gerak Narkoba

Pemerintah

Bupati H. Subandi Meminta Perbaikan Jalan Rusak Tuntas Sebelum Lebaran.

Pemerintah

Tanamkan Nilai-nilai Anti Korupsi Sejak Dini, Inspektorat Sidoarjo Gencar Sosialisasikan Pendidikan Anti Korupsi Kepada Pelajar

Pemerintah

Pesan Pemilu Damai, Kapolres Situbondo Sowan ke Ponpes Walisongo

Pemerintah

DP3AP2KB Kab. Tanbu Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

Pemerintah

Polsek Sungai Loban & Polres Tanbu Masuk Nominator Kompolnas Award 2025