SIDOARJO Suksesi Indonesia.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Trompo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, sukses melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras untuk alokasi periode Juli hingga September 2026. Bantuan ini diserahkan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima.

Program nasional yang merupakan hasil kerja sama dengan Perum Bulog ini dipusatkan di area pinggir kali proyek wisata baru bagi warga Trompo dan sekitarnya, yang juga menjadi ajang pengenalan proyek wisata inovatif “Wringin Asri dari Sampah Jadi Wisata” (Hidden Gem Trompoasri). Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
Pemilihan lokasi penyaluran ini sempat memunculkan pertanyaan dari beberapa warga Desa Trompo. Warga mempertanyakan mengapa pembagian pangan ditempatkan di pinggir kali selatan sawah Balai Desa Trompo, jauh dari balai desa. Tujuannya adalah memperkenalkan “proyek wisata Wringin Asri dari sampah jadi wisata” (Hidden Gem Trompoasri) di pinggir kali tersebut kepada Bupati Sidoarjo. Menurut sumber yang dipercaya, bahwa proyek wisata tersebut murni pendanaan dari Haji Syukur secara pribadi, fasilitas jalan semua dana pribadi. Pembagian pangan secara simbolis oleh Bupati Sidoarjo kalau ditempatkan di Balai Desa Trompo akan terganggu dengan pekerjaan balai desa yang belum rampung.

Acara penyaluran bantuan di Desa Trompo dihadiri langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., Camat Jabon, Moch. Rokhim, S.H., Danramil Jabon, Kapten Inf. Adi Sarwono, Kapolsek Jabon, AKP Nanang Mulyanto, serta para kepala desa yang diundang, tampak hadir Kepala Desa Dukuhsari, Ikhwan Widodo, S.E. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) ini didampingi secara langsung oleh Kepala Desa Trompo, Muhammad Mustajib, dan Haji Syukur, tokoh masyarakat Trompo.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., hadir mengecek langsung di tiga lokasi wilayah Jabon, yaitu Desa Jemirahan, Desa Sukorejo, dan Desa Trompo. Bupati Sidoarjo langsung menuju ketiga lokasi kegiatan penyaluran bantuan pangan tersebut. Untuk Desa Trompo sendiri, berdasarkan data resmi dari pihak penyelenggara desa, total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dan berhak menerima alokasi bantuan pangan beras pada periode ini mencapai 1.243 kepala keluarga.
Jumlah penerima yang masif ini mencakup seluruh wilayah administratif Rukun Tetangga (RT) di lingkungan Desa Trompo yang dibagi secara merata ke dalam beberapa kelompok waktu pelayanan guna menghindari terjadinya penumpukan massa serta memastikan penerapan protokol kenyamanan dan ketertiban umum di area kegiatan pembagian beras. Acara pembagian bantuan pangan berupa beras tersebut secara simbolis dihadiri sejumlah 100 warga Trompo, sisanya di tempat lain, ungkap Kepala Desa Trompo.
Dalam sambutannya, Abah Syukur selaku tokoh masyarakat yang peduli dengan Desa Trompo menyampaikan:
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya di tempat baru kami. Alhamdulillah tadi sedikit saya prolog, Bupati, dulu di sini tempat sampah. Waduh luar biasa, mungkin saksinya Pak Camat, Danramil, Kapolsek Jabon.”
“Desa Trompo ini diwarisi sampah. Dengan kepedulian kami, minimal bisa memperbaikinya. Uang desa tidak ada, saya dengar-dengar ya. Mohon maaf, saya ini jauh dari kepentingan desa, jauh dari kepentingan politik, tapi saya dengar uang desa tidak ada. Maka dari itu saya mencoba merenung untuk memperbaikinya, minimal saya berharap proses melayani administrasi warga menjadi nyaman.”
“Sampai tempat sampah ini nantinya saya berharap jadi destinasi wisata yang bisa bermanfaat untuk warga Sidoarjo, khususnya Trompo Asri, dan nanti kalau selesai saya serahkan ke BUMDes Trompo biar ada kegiatan untuk perputaran ekonomi di Trompo. Saya berharap dukungan dari Bupati Sidoarjo minimal bantuan untuk BUMDes Trompo Asri,” pungkas Abah Syukur, pengusaha sukses dari Trompo Asri.
Dalam sambutannya di sela-sela kegiatan tersebut, Bupati berharap bantuan beras ini dapat meringankan beban ekonomi warga. Pemerintah menyalurkan bantuan beras ini merupakan bukti kehadiran negara dalam membantu meringankan beban masyarakatnya. Bupati Sidoarjo juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Trompo Asri atas inisiatifnya memadukan program sosial dan peluncuran destinasi wisata lokal yang sedang dibangun. Kawasan wisata baru dapat mendongkrak perekonomian desa secara mandiri. Pemerintah Daerah Sidoarjo akan mendorong Desa Trompo Asri menjadi desa yang memiliki destinasi baru di wilayah daerah Jabon dengan mengaspal fasilitas jalan wisata destinasi Wringin Asri Trompo biar lebih mudah dilewati para wisatawan. ( man)








