Home / Pemerintah

Jumat, 10 November 2023 - 14:48 WIB

Dana Pemberantasan Rokok Ilegal Rp 1,9 Miliar Hanya, Menghasilkan Foto-foto. Ainur, Loyalis Bupati Minta Kejaksaan Sumenep Selidiki

SUMENEP, Suksesi Indonesia.com– Ainur Rahman, loyalis Bupati Sumenep secara terbuka meminta kepada Kejaksaan Negeri Sumenep agar menyelidiki penggunaan anggaran Pemberantasan Rokok Ilegal dari DBHCT sebesar Rp 1,9 Miliar. Ainur melihat ada kejanggalan dalam penggunaan anggaran yang dikelola Satpol PP Sumenep.

Baca Juga  Pemkab Tanbu Sampaikan KUA dan PPAS APBD 2025

Kejanggalan yang dimaksud Ainur adalah hasil dari kegiatan yang menghabiskan anggaran miliaran itu tak jelas. Dia mencontohkan peredarab Rokok ilegal tetap masif. Bahkan petugas Satpol PP sendiri merokok Rokok ilegal.

Baca Juga  CAS” Kembangkan Gali Potensi Pemuda Surabaya

“Saya melihat anggaran Rp 1,9 Miliar untuk pemberantasan rokok ilegal dari DBHCT yang tampak hanya foto-foto saat datang ke warung kecil penjual Rokok. Kenapa petugas itu kok tak mendatangi gudang Rokok ilegal. Padahal anggaran nya miliaran rupiah, ” ucap Ainur kesal.

Baca Juga  Pagelaran Perdana Pesona Budaya Tanah Bumbu

Karena itu, Ainur minta kepada Kejaksaan Negeri Sumenep untuk mengusut penggunaan anggaran Rp 1,9 Miliar itu. Siapa saja yang menikmatinya. Dan digunakan untuk apa saja. Kok Rokok ilegal masih masif beredar…(*)

Baca Juga

Pemerintah

Dikeluhkan Warga, Pemkab Sidoarjo Gerak Cepat Ambil Alih Penanganan TPS3R Ngampelsari Sidoarjo

Pemerintah

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Pangatan Besar Takisung Kal Sel

Pemerintah

Diskumdagri Tanbu Lakukan Pengawasan Distribusi BBM di SPBU Jelang Nataru

Pemerintah

Diskominfosp Tanbu Gelar Ranwal Renstra 2025-2029

Pemerintah

Dinsos Tanbu Gelar Bimtek SIKS-NG dan Pengelolaan SLRT Puskesos

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Bersih dan Sehat

Pemerintah

Warga Kurang Mampu Kelurahan Gebang Dapat Bantuan 450 Sak Pangan Beras

Pemerintah

Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Andi Rudi Latif Launching Beasiswa BerAksi dan Salurkan Insentif Guru Ponpes, Guru Ngaji serta Majelis Taklim