Home / Pendidikan

Jumat, 13 September 2024 - 06:54 WIB

Dedikasi Abdul Kifli, M.Pd, Seorang Pengawas Sekolah Bertugas Di Daerah 3T

SUMENEP, Suksesi Indonesia.com-
Kabupaten Sumenep yang terletak di ujung timur pulau Madura Jawa timur, memiliki karakteristik di bidang geografis. Dengan jumlah ratusan pulau yang ada, terbagi menjadi 27 Kecamatan diantaranya 7 kecamatan berada di wilayah kepulauan. Ujung timur kecamatan adalah Sapeken, sedangkan ujung utara adalah Masalembu. Dua kecamatan tersebut, masuk ke dalam kategori program Awan Penggerak dimana daerah yang memiliki akses minim internet serta kondisi geografis dengan tingkat resiko tinggi.

Tak mudah bagi seorang ASN bertugas di dua daerah tersebut, disamping keterbatasan sarana dan prasarana, dihadapkan pula dengan cuaca ekstrim yang terkadang dapat melanda siapa saja. Tak cukup dengan semangat, namun diperlukan sebuah nyali yang tinggi jika sewaktu-waktu resiko datang.

Baca Juga  Tanah Bumbu Raih Nilai Tertinggi RAN HAM 2025, Bukti Sinergi Kuat Pemda dan Kemenkumham

Adalah Abdul Kifli,M.Pd seorang pengawas sekolah jenjang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang bertugas di dua daerah tersebut. Menurutnya, bertugas di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) diperlukan ketahanan fisik dan mental yang kuat mengingat perjalanan menuju tempat tugas tidak cukup dengan hitungan puluhan jam saja , terkadang sampai hitungan hari. Sadar akan resiko sewaktu-waktu bisa terjadi kepada siapapun termasuk dirinya, namun mengabdi pada negara dan mencerdaskan anak bangsa di daerah terpencil harus selalu dilakukan secara totalitas untuk menjamin ketercapaian mutu pendidikan di wilayah kepulauan.

Baca Juga  Rakorwasdes 2025, Bupati Subandi Apresiasi 10 Desa Dengan Tata Kelola Desa Sangat Memadai

Menjadi sebuah obsesi bahwa pelayanan dan pemerataan akses pendidikan untuk menuju Indonesia emas, bukan lagi monopoli mereka yang hanya berada di daerah perkotaan sehingga tidak melahirkan dikotomi pendidikan di daerah terpencil dan perkotaan.
Berbekal puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan, suka duka dilaluinya dengan penuh kesadaran dan semangat untuk ikut mencerdaskan anak bangsa. Al hasil, beberapa penghargaan tingkat nasional di raihnya. Terakhir di bulan September tahun ini mendapatkan anugerah dari Presiden Republik Indoensia berupa Satyalancana Karya Satya untuk kategori 30 tahun yang langsung diserahkan oleh Bupati Sumenep di Pendopo Agung beberapa hari yang lalu semakin memicu semangat untuk tetap berkarya di daerah terluar.

Baca Juga  Isak Tangis Bahagia Iringi Purnawidya dan Kreasi SDN Kropoh 1, Tuntutlah Ilmu ke Negeri Cina.

Kini diusia 57 tahun yang sudah tidak muda lagi, tetap memiliki semangat yang kuat untuk tetap mengawal dan menjadi pedamping pembelajaran di beberapa lembaga atau sekolah yang menjadi binaannya. Beliau sangatlah banyak berharap, instansi pembina dalam hal ini Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dapat melahirkan sebuah regulasi yang bersifat lexspesialis untuk daerah 3T seperti wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep ini.(*)

Baca Juga

Pemerintah

Menumbuhkan Minat Baca di Tanah Bumbu : Roadshow Duta Baca Go to School 2024

Kesehatan

Inggih Penjemputan Rombongan Tim Kemendes PDTT RI ke Tanah Bumbu

Pendidikan

Peresmian Gedung Baru Pilial SDN 3 Mantewe: Kontribusi PT Batulicin Beton Asphalt (BBA

Pendidikan

Mafia Tanah Caplok Lahan 120 Hektar Milik Petani Curahdukuh

Pendidikan

Jadi Pembina Upacara Di MAN 1 , Kapolres Sumenep Ajak Siswa Tertib Berlalu Lintas

Pendidikan

Pesan dan Salam ” Satreskoba Polres Tanjung Perak Surabaya Dihari HARDIKNAS Mei 2026

Pendidikan

Momen Haru di HUT Ke-20 HIMPAUDI Tanah Bumbu

Pendidikan

Tanah Bumbu Luncurkan Program Sekolah Berbahasa Inggris Bersama Briton Education