Home / Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:04 WIB

Ormas dan LSM Geruduk DPRD Sidoarjo, Tuntut Penyelesaian Konflik Bupati dan Wakil Bupati

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com– Aksi unjuk rasa gabungan Ormas dan LSM yang tergabung dalam Aliansi Laskar Jenggolo berlangsung di depan Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Massa menyuarakan aspirasi terkait situasi politik internal Pemkab Sidoarjo yang dinilai semakin memanas akibat disharmoni antara Bupati dan Wakil Bupati. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi government stability serta berdampak pada jalannya pelayanan publik.

Orasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung beberapa saat. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan keresahan atas kondisi pemerintahan daerah yang dianggap tidak kondusif dan berpotensi menghambat pembangunan. Mereka menekankan pentingnya menjaga public trust agar roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga  Jawaban Bupati Tentang Dua Raperda di Tanah Bumbu

Aksi ini mendapat dukungan dari sejumlah organisasi, di antaranya GRIB JAYA, YALPK, GMBI, KORAK, GMPI, MADAS, URC Gojek, LMPP, PBB, Pemuda Pancasila, hingga ALAS. Aliansi menilai masyarakat Sidoarjo menjadi pihak paling dirugikan apabila konflik kepemimpinan terus berlarut-larut karena dapat menghambat policy execution dan program prioritas daerah.

Setelah orasi, perwakilan Ormas dan LSM dipersilakan masuk ke Gedung DPRD untuk audiensi. Dalam proses administrasi sempat terjadi dinamika terkait surat pemberitahuan, namun situasi dapat dikendalikan sehingga agenda tetap berjalan kondusif.

Audiensi berlangsung di ruang paripurna DPRD Sidoarjo sekitar pukul 10.15 WIB. Pertemuan diterima langsung oleh Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdila Nasih, didampingi jajaran Wakil Ketua DPRD H. Kayan, H. Warih, dan Suryanto, serta Anggota DPRD Yudi Pratama.

Baca Juga  Advokasi IKA PMII Sumenep: Warga Tak Bisa Jual Rumah di Perumahan Bumi Sumekar

Dalam penyampaian awal, perwakilan Aliansi Laskar Jenggolo, Bramada, menegaskan bahwa konflik Bupati dan Wakil Bupati bukan lagi persoalan personal, namun telah berkembang menjadi krisis kepemimpinan yang berdampak luas terhadap stabilitas pemerintahan daerah.

Sementara itu, Waldi dari GRIB Jaya menilai kondisi tersebut dapat melumpuhkan birokrasi, menghambat kebijakan strategis pembangunan, serta menurunkan kualitas pelayanan publik. Ia menyebut situasi ini sebagai leadership crisis yang tidak boleh dibiarkan terlalu lama.

Aliansi mendesak DPRD agar tidak bersikap pasif dan segera menjalankan fungsi pengawasan sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagai bagian dari checks and balances. Tuntutan utama meliputi pemanggilan Bupati dan Wakil Bupati dalam forum terbuka, fasilitasi rekonsiliasi politik, hingga mendorong hak interpelasi atau angket bila konflik terus berlanjut.

Baca Juga  Plt Bupati Sidoarjo, Berikan Santunan Saat Hadiri Apel Peringatan Harhubnas 2024

Aliansi menegaskan aksi ini merupakan gerakan murni masyarakat sipil, tidak berpihak pada salah satu pihak, serta dilakukan secara mandiri dan swadaya (self-funded movement). Mereka juga menegaskan apabila ada persoalan hukum, maka diserahkan sepenuhnya pada mekanisme rule of law.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti sesuai kewenangan dan segera mengagendakan pertemuan kedua pimpinan daerah demi solusi permanen.
Aliansi menyatakan akan terus mengawal hasil audiensi sebagai bagian dari public accountability dan kontrol sosial demi kepentingan masyarakat Sidoarjo (man)

Baca Juga

Pemerintah

Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Raperda Kerja Sama Daerah

Pemerintah

Tertib Buang Sampah Tepat Waktu

Pemerintah

Sepakat BPN Tanah Bumbu Dorong Pembentukan Zona Integritas: Langkah Menuju Birokrasi Bebas Korupsi

Pemerintah

Dispersip Dukung Pemusnahan Arsip Dinas Pendidikan

Pemerintah

Bupati Andi Rudi Latif Serahkan SK Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahun Formasi 2024 :Tegaskan Dedikasi dan Integritas

Pemerintah

KPK Tekankan Komitmen Kepala Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Pemerintah

Kusan Hilir Sudah Miliki KCP Bank Mandiri

Pemerintah

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 79 Di Tanbu Berjalan Khidmat