Home / Pemerintah

Senin, 11 Agustus 2025 - 13:28 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola Program Stunting Lewat FGD Bersama BPKP Kalsel

Suksesi Indonesia.com Tanah bumbu
BATULICIN
– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan terkait Evaluasi Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025, Jumat (8/8/2025) di Ruang Rapat Kantor Bupati, Batulicin.

Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya dibacakan Pj. Sekda Yulian Herawati menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan beserta jajaran, atas kesediaan dalam proses evaluasi, pengawalan, serta pendampingan teknis terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga  Satreskrim Polres Tanah bumbu Tangkap Dua Pria menyebarkan Vidio Asusila sesama Jenis

Kehadiran BPKP, sambungnya, tidak hanya menjadi bentuk komitmen pengawasan yang konstruktif, namun juga menjadi mitra penting dalam memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh daerah membawa hasil nyata dan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia.

Ia menambahkan, sebagaimana diketahui bersama, stunting bukan hanya isu gizi atau kesehatan semata. Lebih dari itu, stunting adalah persoalan multidimensi yang erat kaitannya dengan kemiskinan, sanitasi lingkungan, pendidikan keluarga, pola asuh, serta tata kelola program lintas sektor.

Baca Juga  Penilaian Tanah Bumbu Inovasi Award 2025 Resmi Dimulai

Oleh karena itu, FGD evaluasi ini menjadi forum penting, karena di sinilah titik temu berbagai pemangku kepentingan: dari dinas teknis, kecamatan hingga puskesmas dalam menyatukan visi dan meningkatkan efektivitas kebijakan serta program penanganan stunting.

Pada kesempatan itu, Ia juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen untuk menjadikan penurunan angka stunting sebagai prioritas daerah, sebagaimana arahan nasional.

Baca Juga  Gelar Perkemahan Tumingse di Raas, sebagai Ajang Silaturahmi Beredukatif

“Kami percaya, bahwa keberhasilan dalam penurunan stunting akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Karena anak-anak yang bebas stunting, adalah generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, Makmur dan Beradab,” ucapnya.

Bupati melalui Pj. Sekda berharap FGD ini tidak sekadar menjadi rutinitas, namun benar-benar menjadi ruang dialog yang terbuka, objektif, dan solutif.

“Masukan dari BPKP, puskesmas, OPD teknis, serta camat sangat kami butuhkan untuk menyempurnakan desain intervensi stunting ke depan,” pungkasnya. (Rel)

Baca Juga

Pemerintah

BRAVO” Pawas Polsek Tambaksari Lakukan Giat Rutin Antisipasi Kejahatan Malam

Pemerintah

Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana(BLT-DD Desa Di Aula Desa Tokelan

Pemerintah

Panen Raya Padi Di Kusan Tengah. Bupati Harapkan Petani Terus Bersyukur

Pemerintah

Peringatan Hari Pahlawan Ke 78 Tahun 2024

Pemerintah

Dinas Kominfosp Tanah Bumbu Sosialisasi Pemberdayaan dan Penguatan KIM Kelompok Nelayan

Pemerintah

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Kenegaraan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Bogor

Pemerintah

Plt. Bupati Subandi Minta Segera Tangani Tanah Amblas di Desa Prambon

Pemerintah

Bupati Subandi Dampingi Menko PM Muhaimin Iskandar Resmikan Groundbreaking Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny