SUMENEP, Suksesi Indonesia.com- Program pemerintah yang satu ini menjadi impian bagi orang tua dan siswa demi meningkatkan taraf ekonomi dan akses pendidikan bagi anak usia 6 tahun ke atas yang harus terlaksanakan, oleh karena itu Pemerintah memberikan bantuan kepada siswa berupa PIP (Program Indonesia Pintar) bertujuan agar tidak ada siswa yang putus sekolah,serta program bantuan biaya pendidikan yang diberikan pemerintah kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Bantuan berupa uang tunai, Perluasan akses, Kesempatan belajar, dan diberikan kepada peserta didik di semua jenjang pendidikan, seperti: Sekolah Dasar, SMP, SMA atau SMK, Sekolah luar biasa, Pendidikan kesetaraan, baik lembaga swasta.
Tidak ketinggalan pula SDN Kropoh I Kecamatan Ra’as Kabupaten Sumenep- Madura-Jawa Timur (24/11/25), bersama siswa dan orang tuanya, yang sekaligus di dampingi langsung oleh Supriyo S.Pd.selaku kepala sekolah beserta para dewan guru, mereka berbondong bondong dengan mengendarai pic up mendatangi BRI teras Ra’as demi mencairkan PIP siswa.
Dengan mengendarai mobil pic-up sebagai armada angkutan satu satunya yang ada di pulau Raas ini, mereka datang beramai ramai dengan senang hati yang bercampur gembira ke bank BRI teras setempat yang ada di kecamatan bertujuan mencairkan dana PIP anggaran tahun 2025 secara langsung.
“Pencairan dana PIP untuk SDN Kropoh I memang kami serahkan langsung kepada anak,orang tua/wali murid untuk mencairkan sendiri ke bank BRI setempat, biar dia mengerti berapa dana yang diterimanya dan apabila kami yang mengambil sendiri takut di belakang hari ada bahasa pemotongan dari sekolah, sekaligus mereka bisa merasa senang dan menambah semangat para wali murid siswa untuk menyekolahkan putra putrinya, sampai ke kejenjang teratas, ujar Supriyo S.Pd.selaku kepala sekolah SDN Kropoh 1.
Dari jumlah 57 siswa terdata penerima PIP anggaran tahun 2025 tahap pertama sementara hanya 24 siswa yang mendapatkan PIP tetapi yang sempat mengambil hanya 22 siswa, yang 2 lainnya menyusul karena dana belum masuk ke rekening siswa, menurut petugas teller Bank BRI, teras Ra’as.
Dalam pengambilan PIP kali ini langsung di kawal sendiri oleh Supriyo S.Pd selaku kepala sekolah dan sekaligus menyerah terimakan buku tabungan serta Uang ,
Ainur Hasim Yaqin selaku pimpinan teras BRI Ra’as disela sela pengambilan PIP di kantor teras BRI Raas mengatakan ,” Langkah yang di tempuh dengan cara penerimaan PIP secara langsung, itu betul sekali dan itu sesuai dengan juknis yang ada dan itu sangat membantu sekali ke orang tua dan anaknya, Bantuan dana pada PIP bertujuan untuk membantu biaya personal pendidikan peserta didik, mulai pendidikan dasar hingga menengah atas seperti yang sedang digalakkan Pemerintah, yaitu wajib belajar 12 tahun.
“Bantuan dana PIP yang diterima anak saya utuh tidak ada pemotongan karena saya sendiri yang mengambil uang itu di bank BRI. Saya sendiri menerima Rp 450 ribu, dan mewakili orang tua siswa mengucapkan banyak terima kasih kepada kepsek, dewan guru serta pengawas yang membantu pencairan dana PIP ini, Ucap Istiqomah salah satu wali murid dengan rasa haru bercampur bangga.
Program PIP ini sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap dalam dunia pendidikan dan jangan sampai progam ini di salah gunakan, karena dana ini untuk warga yang tidak mampu atau orang tua siswa yang berpenghasilan rendah (@pri)









