Home / Peristiwa

Senin, 21 September 2026 - 05:50 WIB

Sempat Raib, Arca Durga Peninggalan Hindu-Jawa di Kediri Ditemukan Kurang dari 24 Jam

KEDIRI Suksesi Indonesia.com— Misteri hilangnya benda cagar budaya yang diduga kuat sebagai Arca Durga di kawasan Perkebunan Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, akhirnya menemui titik terang. Objek purbakala bernilai sejarah tinggi tersebut berhasil ditemukan kembali pada Minggu (20/9/2026) siang, kurang dari 24 jam setelah dilaporkan hilang secara misterius.

Peristiwa ini pertama kali mencuat saat anggota Pelestari Sejarah Budaya Kadhiri (PASAK), Oki, mengunjungi lokasi pada Sabtu sore (19/9/2026). Ia mendapati arca berkarakter visual tribhaṅga (tubuh berlekuk menyerupai huruf S) tersebut sudah dicabut paksa dari tempat asalnya.

Baca Juga  Beredar Video Carok di Desa Tanjung Bumi Bangkalan

Temuan hilangnya aset sejarah ini langsung dikoordinasikan secara cepat oleh Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3), Imam Mubarok, bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kediri, Mustika Prayitno Adi, serta Kapolres Kediri, AKBP Dr. Muh Wahyudin Latif.

Setelah menyisir area sekitar, petugas keamanan perkebunan akhirnya mendapati arca purbakala tersebut tergeletak di sebelah utara dari titik awal hilangnya situs pada Minggu siang.

Baca Juga  Rakor Penanganan Longsor Mantewe BPBD Tanbu dan Tim Monev Tinjau Lapangan

Anehnya, saat ditemukan, kondisi fisik luar arca justru terlihat jauh lebih bersih dibanding kondisi awal sebelum dilaporkan hilang.

Guna mengantisipasi risiko perusakan susulan atau pencurian berulang, DK3 bersama kepolisian bergerak taktis mengevakuasi arca purbakala tersebut. Saat ini, benda bersejarah tersebut telah diamankan di markas Kepolisian Sektor (Polsek) Plosoklaten.

Baca Juga  Satresnarkoba Polres Tanjung Perak Diduga Melepaskan Tersangka Narkoba

Ketua DK3, Imam Mubarok, menegaskan bahwa langkah pengamanan di kantor polisi bersifat sementara demi kelancaran proses penyelidikan hukum oleh kepolisian atas motif pemindahan paksa cagar budaya tersebut.

Selain itu, evakuasi ini juga memberikan ruang yang aman bagi tim arkeolog serta Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) untuk melakukan pemeriksaan teknis dan penelitian mendalam guna menelusuri periodisasi, identitas, serta nilai arkeologis autentik pasca-kejadian. (red)

Baca Juga

Peristiwa

Kemana Dana 5 Miliar Program Tali Asih PT Bumisari Yang Dititipkan Kepada Mantan Kapolresta Banyuwangi

Peristiwa

Keluarga Korban Meradang, Sudah Satu Bulan Lebih LP Jalan di Tempat di Polsek Kenjeran Resor, Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Kriminal

BOM WAKTU” Kasus Penganiayaan di RPH Pegirian, Pelaku Bakal Diciduk Polisi

Peristiwa

Carut-Marut Proyek P3-TGAI Sampang, “Pj Kades Mengaku Buta” dan Bocor ke Publik Bahan Material Diduga Disunat???

Peristiwa

Saling Bersaing, Sejumlah Lokasi Judi Jackpot Liar di Jengkolan Tak Tersentuh Hukum

Peristiwa

AKBP. Galih Bayu Raditya : Tujuan Operasi Zebra Semeru 2025, Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Berkendara di Jalan Raya

Peristiwa

Wujudkan Polri Presisi, Satpas Colombo Surabaya Jadikan Kepuasan Masyarakat Indikator Utama

Peristiwa

Doa Bersama 1000 Anak Yatim Piatu, Sekda Sidoarjo Minta Keselamatan Untuk Sidoarjo