Home / Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 20:46 WIB

Sikap Tegas Eri Cahyadi Haramkan Bisnis Seragam, AMP : “Pungli Sekolah Adalah Pembusukan Negara”

SURABAYA Suksesi Indonesia.com— Viralnya di pemberitaan terkait Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan peringatan keras dalam apel pejabat struktural Pemerintah Kota Surabaya saat itu, kini Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang mengancam akan memecat oknum aparatur sipil negara (ASN) maupun pihak sekolah yang nekat melakukan pungutan liar (pungli) dan komersialisasi seragam sekolah. AMP menilai praktik culas berkedok koperasi sekolah tersebut sebagai bentuk tindakan yang merusak tatanan bangsa.

“Kami memberikan acungan jempol dan mendukung total ketegasan Wali Kota Surabaya. Pungli di lingkungan pendidikan ini bisa dikategorikan sebagai tindakan pembusukan negara,” ujar Ketua Umum AMP, H. Holis, dalam keterangan tertulisnya bersama para punggawa, sesepuh, dan anggota AMP di Surabaya, Sabtu, 26 September 2026.

Baca Juga  Mengembangkan Bakat Anak Usia Dini Lewat Pentas Seni di Mal Bg Junction

H. Holis menegaskan bahwa institusi pendidikan harus steril dari segala bentuk komersialisasi yang memeras kantong wali murid. Menurutnya, sekolah didirikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan sebagai tempat mencari keuntungan pribadi bagi segelintir oknum birokrat.

“Ingat, jangan main-main! Sekolah itu tempat edukasi, bukan lapak bisnis seragam. Jika masih ada yang nekat melakukan pungli, mereka sudah sepatutnya siap-siap dipecat secara tidak hormat,” kata H. Holis dengan nada memperingatkan.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan peringatan keras dalam apel pejabat struktural Pemerintah Kota Surabaya. Memasuki September 2026, Eri menginstruksikan jajarannya untuk menjatuhkan sanksi disiplin berat hingga pencopotan jabatan bagi siapa saja yang terbukti memanipulasi anggaran atau memaksa wali murid membeli paket seragam.

Baca Juga  Rombongan Wali Murid & Siswa SDN Kropoh 1 Serbu BRI Teras Ra'as Demi Cairkan PIP

“Kembalikan marwah sekolah sepenuhnya pada fungsi edukasi. Sekolah itu tempat mendidik, bukan lapak berbisnis seragam!” tegas Eri Cahyadi dengan nada tinggi di hadapan jajaran Dinas Pendidikan serta seluruh kepala sekolah SD dan SMP Negeri se-Surabaya.

Langkah Eri yang menembak langsung praktik korupsi skala kecil (petty corruption) di sekolah-sekolah ini dinilai AMP sebagai sinyal darurat sekaligus terapi kejut yang sangat diperlukan. AMP berharap komitmen tanpa tebang pilih ini benar-benar dijalankan demi membersihkan sistem pendidikan di Kota Pahlawan.

Holis menambahkan, Menanggapi instruksi tegas Wali Kota terkait sanksi pencopotan jabatan bagi pelaku manipulasi anggaran dan pemaksaan pembelian seragam, Ketum AMP H. Holis menegaskan beberapa poin harapa Patuhi Totalitas Instruksi Wali Kota, dan Kami mendesak seluruh Kepala Sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan di Surabaya untuk menyetop total segala bentuk bisnis seragam berselubung. Jadikan peringatan keras ini sebagai momentum evaluasi diri.

Baca Juga  Menuju World Class Maritime University: UHT Mantapkan Sinergi IPTEKS Kelautan dan SDM Unggul

“Kembalikan Marwah Edukasi Sekolah, serta Lembaga pendidikan adalah ruang sakral untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan lapak berbisnis yang membebani wali murid. Fungsi edukasi harus ditempatkan di atas kepentingan komersial kelompok,” Ketum AMP.

Pengelolaan anggaran sekolah harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, sambung kata Ketum AMP. Stop segala celah manipulasi yang mencederai integritas dunia pendidikan di Kota Pahlawan.

“AMP berharap Pemkot Surabaya, khususnya Dinas Pendidikan, benar-benar konsisten menerapkan sanksi disiplin berat hingga pemecatan tanpa pandang bulu demi membersihkan ekosistem pendidikan secara menyeluruh,” pungkas H. Holis Ketum AMP. (TOK)

Baca Juga

Pendidikan

KKG-PAI Raas Gelar Pertemuan Rutin Di SDN Ketupat II, Sebagai Ajang Silahturahmi, Pengembangan Komunitas dan Berbagi Ilmu

Pendidikan

Dinas Pendidikan Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Mulok

Pendidikan

Gelar Perkemahan Tumingse di Raas, sebagai Ajang Silaturahmi Beredukatif

Pendidikan

Bidik Siswa Prestasi Nasional, Disdik Kab. Sumenep ikuti lomba OSN Tingkat Provinsi

Pendidikan

Wisuda Sekolah Lansia Tangguh & Sekolah Orang Tua Hebat Desa Karang Tanjung Kec.Candi

Pendidikan

Alumni MTs Nurul Huda tahun 1979 /1980 Gelar Reuni Akbar Angkatan Ke II.

Pendidikan

Bupati Tanbu Hadiri Wisuda Stikes Darul Azhar Batulicin

Pendidikan

SMAN 1 Kalianget Gelar Pesantren Ramadan di Bulan Suci