Home / Pendidikan

Jumat, 17 Januari 2025 - 11:30 WIB

Sudah Dilarang SDN Se Kecamatan Wonoayu ,Di Duga Nekat Jual LKS

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com- Sudah dilarang SDN Se Kecamatan Wonoayu ini Nekat Masih tetap jualan buku LKS ( Lembar kerja Siswa) . Diduga, Tergeliur Presentasinya dari pengepul buku LKS cukup Besar sehingga nekat tetap mengabaikan kepatuhan Surat Edaran Dari Disdik Sidoarjo,larangan terkait jual beli buku LKS mapun pengunaan untuk siswa dilembaganya,
Namun praktek penjualan buku pendamping maupun lembar kerja siswa (LKS) yang saat ini dikenal dengan istilah buku tema dilingkungan sekolah pemerintah kabupaten Sidoarjo masih marak terjadi.

Baca Juga  Kesempatan Terbaik ! Pesantren Kilat Al-Madad Buka Pendaftaran, Siapkan Generasi Sholeh dan Tangguh

Walaupun dalam peraturan pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelengaraan pendidikan dijelaskan secara rinci tentang itu.
Dalam pasal 181 pp no.17 tahun 2010 jelas disebutkan tenaga pendidikan baik perseorangan maupun kolekif dilarang menjual buku bahan ajar perlengkapan bahan ajar pakaian seragam atau bahan pakaian di satuan pendidikan.
Temuan terjadi di 60 % Sekolah SDN Se Kecamatan Wonoayu para siswa di wajibkan membeli Buku tema (atau LKS) sebanyak 10 buku kalau dikalikan dengan harga perbuku dibuat rata-rata RP. 19.000 berarti persiswa harus membeli buku LKS sebesar Rp.190.000 persiswa ini 6 bulan persemester siswa diwajibkan untuk membeli buku ini sebesar jumlah harga buku yang sudah ditentukan pihak penyedia.
Untuk cara menyiasati pembelian buku LKS diduga, ada persengkokolan jahat antara oknum guru dengan sejumlah penyedia, dengan cara pembeliannya melalui toko yang sudah dikondisikan oleh sekolah.
Hal ini dilakukan seolah-olah walimurid yang membeli sendiri di toko yang sudah diatur Pihak Penerbit dan Kepala Sekolah Setempat.
“Ini hanya akal-akalan saja supaya pihak sekolah tidak di tuduh menjual LKS padahal prakteknya membeli ke distributor yang sudah dikondisikan olek kepala Sekolah” Kata Salah Satu Wali Siswa kesal yang tidak mau disebut Nama nya takut anak nya nanti di kucilkan disekolah oleh gurunya.
Wali siswa juga meminta,kepala Dinas pendidikan Sidoarjo Dan Bapak Bupati Sidoarjo Turun Tangan terkait Sekolah Gratis Tersebut,
Sementara, kepala Sekolah SDN Simoangin angin Wonoayu ,Suheri yang juga selaku K3S di lembaga Pendidikan SDN Se Kecamatan Wonoayu saat di datangi awak media ini ,Rabu 15/1/2025 beberapa kali selalu tidak ada ditempat . .(Tim) Bersambung.

Baca Juga  VIRAL” 200 Siswa Dari 12 Sekolah Tingkat TK, SD, dan SMP Kawasan Tembok Dukuh “Keracunan MBG”!!!

Baca Juga

Pemerintah

Optimis Majukan Literasi di Bumi Bersujud, Dispersip Tanbu Event Jelajah Literasi 2024

Pemerintah

Perkuat Pembangunan Berbasis Riset, Bupati Andi Rudi Latif Teken Kerja Sama Strategis dengan Universitas Widya Gama Malang

Pendidikan

Prof. Dr. KH. M. Asy’ari Kupas Materi Crypto dan PI Dalam Perspektif Hukum Islam

Pendidikan

Polisi Sahabat Anak, Mengajak Belajar dengan Hati demi Masa Depan Negeri

Olahraga

Persaudaraan Setia Hati Terate Mengadakan Pertandingan Pencak Silat Tandes Cup Ke – 1

Pendidikan

Edukasi Kebencanaan Sasar Pelajar SMK di Tanah Bumbu

Pendidikan

Resmi Diangkat, PPPK Tanah Bumbu Siap Mengabdi, Bupati Andi Rudi Latif : Ini Amanah Mulia

Pemerintah

“Pengalaman Di Lingkungan Pesantren ”