Home / Pemerintah

Sabtu, 25 Januari 2025 - 21:18 WIB

Tradisi dan Budaya : Gunungan Sedekah Bumi Warnai Harjasda Sidoarjo ke-166

SIDOARJO, Suksesi Indonesia.com– Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-166 menjadi momen penuh nilai budaya dengan diselenggarakannya Gunungan Sedekah Bumi di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu(25/1/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo beserta jajaran Forkopimda, sejumlah pejabat lain, serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini memiliki pesan simbolis yang mendalam, menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan atas keberkahan alam dan kehidupan. Tradisi ini juga merupakan bentuk pelestarian budaya lokal yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan.

Rangkaian acara dimulai saat Plt. Bupati Sidoarjo bersama istri dan rombongan menaiki kereta kuda menuju makam bupati pertama Sidoarjo, R.T. Notopuro yang bergelar Tjokronegoro I. Di makam tersebut, doa bersama digelar untuk mengenang jasa para pendiri kabupaten serta memohon keberkahan untuk masa depan Sidoarjo. Prosesi ini mencerminkan penghormatan kepada leluhur sekaligus peneguhan spiritual masyarakat Sidoarjo.

Di Paseban Sidoarjo, tiga gunungan khas disiapkan dengan ukuran 2×1,5 meter, masing-masing membawa makna simbolik yang mendalam. Gunungan Buah dan Sayur mencerminkan kesuburan dan hasil bumi Sidoarjo, Gunungan Kue Apem melambangkan permohonan maaf dan doa, sementara Gunungan Udang dan Bandeng menjadi wujud identitas Sidoarjo sebagai sentra perikanan.

Baca Juga  Agus Setiawan, S.H., Ketua Umum KJN : Pancasila Adalah Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Gunungan-gunungan tersebut diarak dan menjadi perekat sosial di tengah masyarakat, mengajarkan nilai gotong royong dan syukur atas keberlimpahan rezeki. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi tahunan, tetapi juga menguatkan identitas budaya yang terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Plt. Bupati H. Subandi dalam sambutannya menyampaikan, acara ini bukan hanya sekedar tradisi, melainkan bentuk menjaga kelestarian alam dan menjaga keharmonisan sesama.

“Acara sedekah bumi ini bukan hanya sekedar tradisi melainkan bentuk sarana untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian alam, menjaga hasil bumi serta mempererat hubungan antar masyarakat Sidoarjo,” Ucapnya.

Baca Juga  Sekda Ambo Sakka Hadiri FGD Pengelolaan Anggaran Pemerintah Daerah

Selain Subandi berharap kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas antara masyarakat dengan Pemkab Sidoarjo.

“Kita semua harus saling mendukung untuk mewujudkan yang lebih baik, sejahtera dan maju di Kabupaten Sidoarjo. Di Harjasda ke-166 semoga bisa menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong dan persatuan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo jadi lebih baik,” Tutur H.Subandi.

Gunungan Sedekah Bumi dalam Harjasda ke-166 ini membuktikan bahwa Sidoarjo tidak hanya tumbuh sebagai daerah yang maju secara ekonomi, tetapi juga tetap teguh dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi warisan leluhur.( man).

Baca Juga

Pemerintah

Peringatan Hari Lahir Pancasila Jadikan Momentum Memperkokoh Ideologi Pancasila

Pemerintah

Bupati Fauzi Apresiasi Peraih Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep 2024

Pemerintah

Hari kedua Audiensi KP2D Tanah Bumbu : Susun Arah Kebijakan Bupati, Efisiensi Anggaran dan Tepat

Pemerintah

Plt. Bupati Sidoarjo Tinjau RTLH di Desa Sambibulu, Segera Berikan Bantuan Renovasi

Pemerintah

Peduli Warga Tidak Mampu, Wakil Bupati Sidoarjo Lakukan Sidak Perbaikan RTLH Di Desa Kletek

Pemerintah

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Reformasi Birokrasi melalui Sosialisasi Zona Integritas

Pemerintah

Tanbu Adakan Pelatihan Respon Time TRC

Pemerintah

Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Tanah Bumbu Kal Sel Buka puasa Bersama Di Sekretariatan