Home / Kesehatan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:05 WIB

Wabup Sidoarjo Mengajak Remaja Putri Jaga Kesehatan untuk Cegah Stunting

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com– Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengajak seluruh remaja putri di Kabupaten Sidoarjo untuk menjaga kesehatan sejak dini sebagai langkah penting dalam mencegah stunting pada generasi mendatang.

Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka acara Gerakan Cegah Stunting melalui Workshop Kesehatan Remaja Putri dalam Upaya Menuju Generasi Emas, Kamis (14/8/2025) di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga  Penjelasan Plt Bupati Terhadap Raperda Perubahan APBD Kab. Sidoarjo

“Remaja putri adalah calon ibu bagi generasi masa depan. Menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi, dan menerapkan pola hidup sehat sejak remaja adalah investasi besar untuk melahirkan generasi emas bebas stunting,” ujar Mimik.

Mak Mimik, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran pribadi dan dukungan lingkungan.

“Kalau remaja putri sehat, kelak anak yang dilahirkan juga akan sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.

Baca Juga  DLH Tanah Bumbu lakukan monev pengelolaan sampah berbasis eco enzime

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmi Herawati Yuwantina, mengungkapkan bahwa selain stunting, anemia pada remaja putri juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan data 2023, prevalensi anemia pada remaja putri di Sidoarjo masih sebesar 51 persen atau sekitar 12.061 jiwa, dan pada 2024 turun menjadi 26 persen atau sekitar 7.072 jiwa.

Sementara itu, data stunting menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 sebesar 8,4 persen, dan pada 2024 menjadi 10,6 persen.

Baca Juga  Terkait Program PPTKH, Disperkimhub Sumenep Bersama Tim Terpadu Mulai Cek Lapangan

“Dengan edukasi sejak remaja, kita berharap angka stunting menurun dan anemia pada remaja putri dapat terus ditekan. Remaja putri yang sehat akan berkontribusi langsung pada terciptanya generasi yang kuat dan berdaya saing. Kegiatan ini merupakan upaya menyongsong bonus demografi pada tahun 2045,” ujar Lakhsmi.

Workshop ini diikuti oleh 185 peserta dari berbagai sekolah, universitas, serta komunitas remaja putri di Sidoarjo. Acara ini menghadirkan narasumber dari tenaga kesehatan, ahli gizi, dan praktisi kesehatan remaja. ( Man)

Baca Juga

Kesehatan

Desa Alas Malang Pendobrak Pertama Posyandu Integrasi Layanan Primer (IPL) Se Kecamatan Ra’as

Kesehatan

Camat Ra’as Gelar Lokakarya Mini bertajuk Pengendalian Stunting.

Kesehatan

Kepala BNNK Gresik Kunjungi Rumah Rehabilitasi GRB Untuk Sinergi Penanganan Penyalahgunaan Narkotika

Kesehatan

Tenaga Keperawatan Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Kesehatan

Zairullah Akan Naikan Insentif Kader Posyandu di Tanbu

Kesehatan

Ketua TP PKK Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif : Lomba Posyandu 2025 Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kesehatan

Pembinaan TPK Dukung Percepatan Penurunan Stunting Tanbu

Kesehatan

BRIDA Sumenep Gelar Live Podcast Tentang Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Balita Stunting