Home / Peristiwa

Minggu, 29 September 2024 - 23:43 WIB

Wujud Syukur Kepada Allah SWT, Ketum PNBN Tasyakuran Aqiqah Cucunya

SURABAYA, Suksesi Indonesia.com- Dalam hukum Islam, ketentuan aqiqah adalah sunnah muakkadah. Itu artinya, aqiqah termasuk ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Dalam hal ini, jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, tetapi jika tidak dikerjakan pun tidak apa-apa dan tidak berdosa. Meski begitu, hendaknya setiap orang tua yang kondisinya berkecukupan bisa melaksanakan ketentuan aqiqah ini agar mendapat hikmah.

Baca Juga  Keluarga Korban Meradang, Sudah Satu Bulan Lebih LP Jalan di Tempat di Polsek Kenjeran Resor, Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Hakikat aqiqah adalah sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap kelahiran bayi. Aqiqah juga merupakan bentuk meneladani sunnah Rasulullah SAW, Aqiqah bisa jadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT, Aqiqah bisa menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Adapun secara istilah, aqiqah adalah hewan yang disembelih untuk sang bayi pada saat rambut bayi tersebut dipotong. Salah satu hikmah adanya syariat aqiqah adalah untuk menampakkan rasa kegembiraaan, kenikmatan dan menyebarkan nasab.

Baca Juga  Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Tiga Inovasi Layanan Pertanahan

Sebagai rasa bersyukur atas kelahiran cucu dari seorang Ketua umum DPP Patriot Nusantara Bela Negara (PNBN) yakni Achmad Riwayat Mawardi, SE. M. Hum Tahun 2024-2029. Cucu yang diaqiqah ini bernama Muhammad Zubair Ramatullah Arif.

Sekedar informasi, Muhammad Zubair Ramatullah Arif (cucu), anak dari Arif (Bapak) dan Mita (Ibu). Dalam acara tasyakuran aqiqah diringi lagu-lagu bernuansa islami (sholawatan) yakni aransemen musik hadrah Al – Badar dari jama’ah Masjid Al Badar Surabaya.

Baca Juga  Daftar Lima Pati Polresta Sidoarjo 2024 Resmi Berganti

Dalam acara tersebut banyak tamu undangan yang hadir ikut mendoakan agar sang bayi (Muhammad Zubair Ramatullah Arif) kelak menjadi anak yang berbudi luhur, taat dalam ajaran agama Islam serta taat kepada kedua orang tua yaitu Arif (Bapak) dan Mita (Ibu). (tok)

Baca Juga

Peristiwa

Eko Gagak dan Awak Jurnalis Berbagi Tas Sekolah Jelang Ramadhan

Peristiwa

Ribuan Jamaah Penuhi Haul ke 22 KH.Muhammad Dachlan : Menghidupkan Semangat Dakwah yang Tak Pernah Padam

Peristiwa

Terbaik se-Kalsel, Micro Filter TCM-TB Antarkan Tanah Bumbu Raih Juara 1 Lomba Inovasi TTG

Peristiwa

Tanah Bumbu Torehkan Prestasi Gemilang, Raih 6 Penghargaan Bidang Kesehatan

Peristiwa

Naas” Arek Kalimas Pamit Mancing Tewas Tengelam Disungai

Peristiwa

BRAVO Bulan Penuh Berkah” DPP PNBN Berbagi Takjil di Hari Gajil 27 Ramadhan

Peristiwa

Kompol Ari Bayuaji : Berharap Kepada Warga, Malam Satu Suro Ciptakan Kamtipmas

Pemerintah

Pjs.Pulau Karamian Didemo Warga,Terkait Pavingsasi dan PAW Kades