Home / Peristiwa

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:17 WIB

Kapolsek Tambaksari Abaikan Konfirmasi Wartawan Terkait Judol

SURABAYA Suksesi Indonesia.com- Sebagai Orang Nomer 1 di wilayah Hukum Tambaksari Kompol Imam Sholihin SH, MH tidak Bijak dalam mengambil keputusan terkesan bimbang dan alergi untuk menemui wartawan, setiap saya whatsp untuk konfirmasi dan saya telfon tidak pernah di jawab atau dibalas yang mana wartawan sebagai mitra kerjanya dan kontrol sosial

Oknum Wartawan yang berinisial DM Korban Permainan Judi Online (Judol) di wilayah Hukum Tambaksari Surabaya, sesama profesi ingin membantu melakukan pendekatan mediasi dengan aparat penegak hukum setempat (Polsek Tambaksari) dan perlu diketahui Oknum Wartawan DM ini sebagai KORBAN bukan pelaku KRIMINAL .

Adapun rekan rekan yang seprofesi menyarankan untuk menghadap untuk bicara atau komunikasi kepada Kapolsek Tambak Sari tapi selalu di ABAIKAN, dan TIDAK MAU DITEMUI.

Baca Juga  Maknai Konsistensi Program SDSM. Pemkab Tanbu Peringati Nuzulul Qur’an

Awal mula penangkapan Hari Sabtu Tanggal 24 Mei 2025 Jam 22.00 WIB, di Warkop Hijau Jalan Jojoran Pojok Tikungan, penangkapan Ketiga orang Korban Judi Online DM,EO dan UN.

Si UN ini pelayan atau penjaga warung kopi saat dilakukan penangkapan seperti biasa si UN mengantarkan kopi ke pelanggan warkop begitu balik ke warkop langsung disergap dan dinaikan mobil oleh anggota Reskrim Polsek Tambak Sari langsung dikeler sebagai alat bukti Judi Online yg ada di Hp nya tidak ada,tapi diketemukan di Histori 2 bulan yg lalu,dan penangkapan tersebut tidak ada Surat Penangkapan atau SPRINT tidak melalui SOP, apakah ini di benarkan?,”ujar Iwan Pimpred Berita Tempo, Rabo (28/05/2025).

Baca Juga  Subandi Resmi Cuti, Isa Anshori Jabat Pjs Bupati Sidoarjo

Hari minggu tanggal 25 Mei 2025,Komisaris dari media Radar CNN Edy Macan dan Ojik Pimpinan Redaksi Suryanews ingin langsung menemui Kapolsek Tambaksari tapi kata penyidik Erik beliau lagi ada acara Vaganza di Jl Tunjungan Surabaya,akhirnya mediasi gagal,Hari Senen Di datangi lagi oleh Iwan Pimpinan Redaksi Berita Tempo dan beberapa awak media juga Tidak ada respon dari Kapolsek Tambaksari,jam 03.00 dini Hari Selasa 27 Mei 2025 Ketiga tersangka Judol di pindah di tahanan Polrestabes Surabaya,dan Ketiganya rambut nya digunduli.

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya siap menampung gangguan kecanduan Judi Online sepanjang 2025. Bahkan salah satu pasiennya ada yang berprofesi sebagai konsultan keuangan.

Baca Juga  Penemuan Bayi Perempuan Yang Dibungkus Kresek Di Dusun Pasar Kayu

Hingga Mei ini saja, tercatat sudah 51 pasien menjalani perawatan akibat adiksi judi online dengan rentang usia yang mencengangkan, mulai dari remaja 14 tahun hingga lansia berusia 70 tahun.

“Jumlah ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan total kasus sepanjang tahun 2024 yang hanya 68 pasien. Padahal ini baru bulan Mei,” ujar Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Rabu (21/5/2025).

Kami harap Kebijakan untuk semua Aparat Penegak Hukum untuk lebih adil dan mengutamakan asas Kemanusiaan untuk masalah Judi Online Di Negara Indonesia ini.
Mereka Korban atau Pecandu Judi Online Bukan Kriminal. (TIM)

Baca Juga

Peristiwa

Penegak Hukum Takut Razia Wisata Jurang Kuping, Dibekingi Oknum Wartawan

Peristiwa

DPP Madas Muhammad Ridwansyah : Mengklaim Demo di Polda Jatim “Bukan Madas Sesungguhnya”

Peristiwa

Bupati Zairullah Azhar Buka Ekspose Program Desa SFV Kampung Patin

Peristiwa

BNNP Jatim Amankan Warga Kedungmangu, Pengurus LRPPN-BI Bantah Isu Tebusan Rp15 Juta, Saya Juga Wartawan !!!

Peristiwa

Polres Sumenep Terjunkan 100 Personil Dalam Pengamanan Unras APS ke Kantor Cabang BSI Sumenep

Peristiwa

Rapat Pleno Terbuka Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Tanah Bumbu 2024

Peristiwa

Persiapan Pilkada 2024. Pemkab Tanbu Dan Parpol Sepakati NPHD

Peristiwa

Momentum Perdamaian,Eks Napiter Surabaya Serukan Toleransi Jelang Nataru 2025