Home / Pemerintah

Kamis, 18 September 2025 - 19:09 WIB

Rakor KP-SPAM Tanah Bumbu: Wujudkan Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan

Suksesi Indonesia.com Tanah bumbu
BATULICIN
– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat koordinasi (Rakor) Kelompok Pengguna Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM) di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (17/09/2025).

Acara dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu, Samsir, SE, MAP.

Rakor ini dihadiri perwakilan kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu dengan tujuan menginventarisasi kondisi KP-SPAM saat ini, sekaligus mencari solusi pengembangan ke depan.

Baca Juga  Harapan Bupati Penurunan Stunting Sesuai Target

Dalam kesempatan itu, Samsir menekankan pentingnya pengelolaan air bersih berbasis masyarakat, terutama di daerah yang rawan kekeringan. Ia mencontohkan di Kecamatan Kuranji dan Sungai Loban, saat musim kemarau masyarakat memanfaatkan bantuan air dari perusahaan sekitar.

“Adanya asosiasi SPAM diharapkan mampu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, serta menjadi solusi bagi ketersediaan air bersih masyarakat,” ujarnya.

Salah satu potensi yang diangkat adalah keberadaan Danau Buaya di Kecamatan Angsana, Desa Banjarsari. Air danau tersebut dinilai berkualitas baik dan telah didukung pihak perusahaan dengan menyumbangkan pabrik pengolahan air bersih.

Baca Juga  Bentuk 334 Koperasi Merah Putih Bukti Dukung Program Nasional

“Jika dikelola optimal, ini bisa menjadi unggulan Tanah Bumbu sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

Menurut Kabid Kabid Penataan, Kerjasama dan Pengembangan Desa
(PKPD) Wahyuni,S.Hut, Beberapa tantangan yang dihadapi KP-SPAM antara lain, Kesadaran masyarakat untuk berkontribusi dalam pembayaran retribusi air minum.

Kemudian ketersediaan air baku yang sangat dipengaruhi kondisi alam dan pendanaan. Hingga penguatan kelembagaan dan SDM pengelola agar KP-SPAM semakin profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga  1.110 Peserta Ikuti Lomba Gerak Jalan Pelajar di Tanah Bumbu

Meski demikian, terdapat desa-desa yang sudah berhasil mengembangkan KP-SPAM hingga menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Harapan kami, desa-desa lain bisa meniru keberhasilan tersebut dengan dukungan penuh masyarakat,” ungkap Wahyuni.

Melalui Rakor ini, Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen memperkuat kelembagaan, manajemen keuangan, dan kapasitas pengelola KP-SPAM. Tujuannya agar pengelolaan air bersih di Tanah Bumbu tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa.(.win/ Gz )

Baca Juga

Pemerintah

Pemkab Tanbu Gelar Seleksi Peserta Pelatihan Keterampilan di PRSTS Barakat Cangkal Bacari

Pemerintah

Subandi Kembali Jabat Plt. Bupati Sidoarjo

Pemerintah

Integritas Harga Mati, Sebelum Tindak Masyarakat, Kasat Reskoba Pastikan Seluruh Anggota Bebas Narkotika

Pemerintah

Pemkab Tanbu Lepas Kontingan Karang Taruna ke KKBWKT XXXIV

Pemerintah

Kapolres Situbondo Pantau Arus Balik Lebaran dan Pengamanan Tempat Wisata

Pemerintah

Mengawali Festival Literasi Bersujud 2023, Dispersip Tanbu Gelar Story Telling

Pemerintah

Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Rancangan APBD Tahun 2026 Senilai Rp2,3 Triliun dalam Rapat Paripurna DPRD

Pemerintah

BRAVO” Semarak HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Bakti Kesehatan hingga Bazar Murah