Home / Pemerintah

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

Bimtek Implementasi 6 SPM, Ketua TP Posyandu Tanah Bumbu Tekankan Penguatan Layanan Dasar

Suksesi Indonesia.com Tanah bumbuBATULICIN – Bimbingan Teknis Implementasi Posyandu dengan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) digelar Pemerinah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Hotel Lotusa, Simpang Empat, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan posyandu agar semakin terstruktur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ketua Tim Pembina Posyandu Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan posyandu melalui kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Ia menyampaikan bahwa penerapan enam SPM menuntut posyandu memberikan layanan yang lebih berkualitas, mulai dari tata kelola, mekanisme pelayanan, hingga sistem pencatatan dan pelaporan.

Baca Juga  Viral Saling Lapor Kasus RPH Pegirian, Kuasa Hukum Terlapor : Saya Pastikan di SP3

Peran PKK, menurutnya, sangat strategis sebagai mitra pemerintah yang bersinergi dengan pelaksana enam SPM di berbagai bidang. Karena itu, ia berharap kegiatan Bimtek ini dapat menyatukan persepsi para pengurus PKK Kabupaten dan seluruh pelaksana SPM, sehingga implementasi standar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Irmayani juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PMD Tanah Bumbu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian Bimtek secara sungguh-sungguh agar pemahaman mengenai tata kelola posyandu dan peningkatan mutu layanan dapat semakin mendalam.

Baca Juga  Pemkab Tanbu Tanggapi Pemandangan Umum Fraksi DPRD atas Dua Raperda

Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu, Samsir, turut menegaskan bahwa enam SPM yang menjadi prioritas mencakup layanan ibu hamil, ibu nifas, balita, imunisasi lengkap, kesehatan gizi, serta layanan bagi remaja. Ia menyampaikan bahwa standar ini sangat terkait dengan seribu hari pertama kehidupan, sehingga memerlukan sinergi lintas sektor untuk mencapai tujuan besar yaitu pencegahan stunting, pengurangan risiko kematian ibu hamil, serta peningkatan kualitas pemberdayaan masyarakat desa.

Baca Juga  Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM Lewat KIM di Desa Sungai Lembu dan Tanete

Ia juga menekankan bahwa hadirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 memberi penguatan kelembagaan bagi posyandu sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan desa, sehingga posisi dan perannya dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan menjadi semakin penting.

Bimtek ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar. Melalui sinergi yang baik antarperangkat daerah, kader, dan PKK, ia optimistis mutu pelayanan posyandu di Kabupaten Tanah Bumbu akan semakin meningkat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. ( Rel )

Baca Juga

Pemerintah

Launching 346 Koperasi Merah Putih, Bupati Subandi : Jangan Hanya dibentuk, Tapi Harus Berjalan dan Berdampak

Pemerintah

Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS 2024

Pemerintah

Tak Maju di Pilgub Kalsel, Zairullah Azhar : Pesan Tokoh Agama dan Masyarakat

Pemerintah

Pemkab Tanah Bumbu Gandeng Rumah Pena BerAksi Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Sehat

Pemerintah

Nurul Izza Maulidiyah, Siswi MTsN 2 Sumenep Dilepas Ikuti Jambore Pramuka Dunia 2023 Di Korsel

Pemerintah

Semarak dan Meriah…Gebyar Karnaval di Pulau Ra’as

Pemerintah

Bupati Zairullah Kunjungi Stand Pameran UMKM dan SKPD

Pemerintah

Bupati Subandi Ajak Ramaikan Pendopo Sidoarjo dengan Kegiatan Keagaamaan