Home / Peristiwa

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:00 WIB

Upaya Cipta Kondisi, Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Sasar 10 jenis pelanggaran

SURABAYA Suksesi Indonesia.com– Satlantas Polrestabes Surabaya akan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 mulai tanggal 2 Februari 2026 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Dari keterangan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfiie Setiawan, S.I.K, M.H, M.Si, melalui Kasatlantas yakni AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M, mengatakan Senin (02/02/2025), kami Fokus utama dari operasi ini adalah untuk menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.

Baca Juga  Kepala LRPPN-BI Surabaya Siswanto Klarifikasi Dugaan Kaburnya Enam Pasien Rehabilitasi

“Petugas akan disiagakan di berbagai titik strategis untuk memantau ketaatan pengendara terhadap rambu-rambu dan kelengkapan surat kendaraan,” ucapnya.

Target dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, masih kata Galih, sasar 10 jenis pelanggaran hingga tanggal 15 Februari 2026 mendatang yakni sebagai berikut :

  1. Berboncengan lebih dari satu orang
  2. Pengendara dibawah umur.
  3. Melebihi batas kecepatan.
  4. Pengemudi roda 4 tidak memakai safety belt.
  5. Pengendara roda 2 tidak menggunakan helm.
  6. Menggunakan HP saat berkendara.
  7. Berkendara melawan arus lalu lintas.
  8. Pengendara dalam pengaruh alkohol.
  9. Knalpot tidak standart (Knalpot Brong). 10. Menerobos lampu merah.
Baca Juga  Wabup Susul Bupati Tanbu Ikuti Retreat di Akmil Magelang

“Operasi Keselamatan Semeru 2026 dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Tanbu Gelar Rakoor Pilkades Serentak Gelombang ke Dua Tahun 2023

Kasatlantas menambahkan, dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Semeru 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara selektif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan, seperti yang kami sebutkan (10 jenis pelanggaran).

“Dan perlu kami sampaikan, Polri mengajak seluruh personel dan instansi terkait untuk terus memperkuat sinergi serta menjaga integritas dalam bertugas, demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas yang kondusif khususnya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” pungkas AKBP Galih Bayu Raditya dihadapan awak media. (tok)

Baca Juga

Peristiwa

Tekan Inflasi Daerah ,Operasi Pasar Dan Operasi LPG Digelar

Peristiwa

Viralnya Video Memprotes Petugas Satlantas Polres Gresik, Kombes Pol M. Taslim Angkat Bicara

Pemerintah

AKP Sigit Eka Sahudi : Tidak Perlu Kawatir Bisa Diperpanjang, SIM Mati Saat di HUT. Kemerdekaan RI.

Peristiwa

157 Pengurus Koperasi Merah Putih Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi

Pemerintah

Pemkab Tanbu Bantu Korban Bencana Angin Puting Beliung

Peristiwa

Bupati Subandi Sampaikan Duka Mendalam untuk Santri Korban Tragedi Al Khoziny, Pastikan Evakuasi Hingga Tuntas

Peristiwa

Kapolsek Tambaksari Abaikan Konfirmasi Wartawan Terkait Judol

Peristiwa

“Diduga Lamban” Unit Tipidum Polres Bangkalan, Bakal di Laporkan Bidpropam Polda Jatim