SIDOARJO Suksesi Indonesia.com– Sejumlah kader kesehatan Posyandu di Desa Klurak, Candi Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, wadul kepada DPRD Jatim mengenai kurangnya obat terutama untuk para lansia.
DPRD Jatim diharapkan dapat meneruskan keluhan ini mengingat pentingnya obat bagi warga desa Klurak yang sudah lansia.

Keluhan tersebut muncul saat Anggota Komisi E DPRD Jatim dr Benjamin Kristianto M- Kes menggelar serap aspirasi atau reses di pendopo Balai Desa Klurak, Candi, Senin (27/7/2026) malam.
Dalam acara reses anggota DPRD Jatim ini dihadiri Dr Benjamin Kristanto ,M, Kes dari komisi E DPRD Jatim , kepala desa Klurak, BPD, Tokoh Agama,Tokoh masyarakat, RT, RW , Tim penggerak PKK, Kader Kesehatan Posyandu desa klurak, perangkat desa Klurak ,karang taruna desa Klurak dan masyarakat Desa klurak yang hadi

Reses ini menjadi bagian dari tugas kedewanan dalam menampung aspirasi warga di daerah pemilihan atau dapil masing-masing.
“Obat memang banyak kekurangan seperti obat asam urat dan kolesterol,” kata salah seorang kader Posyandu dalam kesempatan tersebut.
Keluhkan Kekurangan Obat Ada puluhan warga yang hadir dalam pertemuan ini. Mayoritas memang para kader Posyandu. Keluhan terkait kekurangan obat ini muncul dalam sesi dialog langsung. Para kader Posyandu berharap ada perhatian khusus terkait kondisi tersebut.

Posyandu lansia diakui sangat membantu para lansia di desa dalam mengakses layanan kesehatan.
Sebab, jika harus datang langsung ke Puskesmas tentu butuh waktu karena jarak dan praktis juga membutuhkan pendamping untuk mengantar.
Dalam kesempatan itu, dr Benjamin memuji spirit para kader Posyandu di desa klurak yang selama ini gigih sebagai ujung tombak penting urusan kesehatan di masyarakat.
Politisi berlatar belakang dokter ini, menegaskan bahwa akan menindaklanjuti keluhan para kader posyandu lansia di desa klurak ini. Namun di sisi lain, dr Benjamin mendorong agar Dinas Kesehatan memberikan perhatian lebih baik lagi ( man )








