Home / Peristiwa

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Layanan Kesehatan dan Keberlanjutan Hidup dalam Penyaluran Bansos Disabilitas dan Lansia 2025

Suksesi Indonesia.com Tanah bumbu
BATULICIN
– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) tahun anggaran 2025lah melalui Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin (12/01/2026) di Aula Dinas Sosial setempat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, Lita Hamita, menyampaikan pesan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif agar para penerima bantuan sosial, khususnya penyandang disabilitas dan lansia, tidak hanya menerima bantuan sembako, tetapi juga mendapatkan perhatian serius terhadap kondisi kesehatannya.

Baca Juga  Rapatkan Barisan” Calon Wakil Bupati Kabupaten Sidoarjo Rangkul Elemen Masyarakat Luas

“Bupati berpesan agar penerima bantuan sosial juga diperiksakan kesehatannya. Jika mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, segera difasilitasi melalui Dinas Kesehatan, baik Puskesmas maupun layanan kesehatan lainnya,” ujar Lita Hamita.

Selain itu, Bupati Andi Rudi Latif juga meminta Dinas Sosial untuk terus memfasilitasi penerima bansos dalam berbagai aspek pelayanan dasar, terutama kesehatan, pendidikan, dan tempat tinggal yang layak. Hal ini merupakan bagian dari kebijakan dan kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
Menurut Lita Hamita, kebijakan tersebut merupakan program utama yang digagas Bupati Tanah Bumbu sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat rentan. “Bupati tidak ingin bantuan hanya sebatas pemberian sembako. Yang terpenting adalah keberlanjutan kehidupan mereka,” jelasnya.

Baca Juga  Kebakaran Satui. Bupati H.Zairullah Azhar Tinjau Dapur Umum.

Bupati juga menginstruksikan agar aparat desa turut berperan aktif saat mengantarkan bantuan sosial kepada warga penerima. Aparat desa diminta untuk menggali kondisi keluarga penerima secara menyeluruh, termasuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah serta memperhatikan kelayakan rumah tempat tinggal warga.

“Jangan sampai satu keluarga hanya bertahan hidup dengan sembako dan bantuan uang Rp250 ribu yang diterima setiap tiga bulan. Cari tahu kondisi rumahnya, pendidikan anak-anaknya, dan akses kesehatannya,” tegas Lita Hamita mengutip arahan Bupati.

Baca Juga  Polres Situbondo Ungkap Penyalahgunaan Pupuk Subsidi,Tersangka Berhasil Diamankan

Pemerintah daerah juga menekankan agar aparat desa segera melaporkan jika terdapat rumah warga penerima bansos yang tidak layak huni atau jika ada hak layanan kesehatan yang belum dirasakan masyarakat, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Lebih lanjut, Bupati Tanah Bumbu menegaskan tidak ingin ada warga yang putus sekolah maupun menganggur. Termasuk anak-anak penyandang disabilitas yang masih memiliki potensi, pemerintah daerah akan berupaya memberdayakan mereka melalui bantuan usaha dan program kemandirian, bukan semata-mata bantuan sembako.
“Kita ingin mereka bisa berdaya dan mandiri sesuai kemampuan yang dimiliki,” pungkas Lita Hamita.( Ril ) Win/Rid )

Baca Juga

Peristiwa

Kopwan Irama Kelurahan Kepanjin Gelar RAT TA 2025

Peristiwa

Peristiwa

KPU Sumenep, Gelar Sosialisasi dengan Mewujudkan Perempuan Demokrasi Berkualitas

Peristiwa

INFO BRO, Potong Jalan Pintas Berujung Adu Banteng Antar Pengedara Sepeda Motor

Peristiwa

Perahu Muatan Sapi Tenggelam di Perairan Pulau Karamian-Masalembu

Peristiwa

Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba di Situbondo, Sita 7,23 Gram Sabu

Peristiwa

Tempuh Jalur Hukum, Buntut Soal Dugaan Ijazah Ditahan, Pemkot Beri Pedampingan Eks Karyawan

Peristiwa

Si Jago Merah Ngamuk 3 Rumah Ludes, di Tambak Asri Kemuning Surabaya