Home / Peristiwa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Bupati Subandi Tegaskan Digitalisasi Parkir Sidoarjo, Jukir Nakal Terancam Diberhentikan

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com- Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serius membenahi tata kelola
parkir. Komitmen itu diwujudkan melalui digitalisasi pembayaran dan peningkatan
disiplin petugas. Tujuannya, meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus
mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan, seluruh juru parkir harus mematuhi ketentuan penyetoran retribusi serta memberikan pelayanan yang santun kepada masyarakat.

“Kita terus meningkatkan pelayanan parkir di Kabupaten Sidoarjo. Pengelolaannya
harus lebih baik dan transparan agar potensi pendapatan daerah dapat
dimaksimalkan,” ujar Subandi saat memimpin apel dan pengarahan kepada seluruh juru parkir di GOR Sidoarjo, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, pembagian pendapatan parkir telah disepakati sebesar 40 persen
untuk juru parkir dan 60 persen untuk pemerintah daerah. Ketentuan tersebut harus dipatuhi, termasuk kewajiban menyetorkan retribusi sesuai target setiap titik parkir.

Baca Juga  Pemkab Sidoarjo Perkuat Transparansi Pajak Dukung Pembangunan

Bupati juga meminta petugas mengedepankan kesantunan dan menghindari perselisihan dengan pengguna jasa parkir. Petugas yang tidak memenuhi kewajiban etelah diberikan peringatan akan dievaluasi hingga penghentian kerja sama.

“Juru parkir harus melayani masyarakat dengan santun karena mereka merupakan
mitra pemerintah daerah. Jika sudah diberikan dua kali peringatan tetapi tetap tidak memenuhi kewajiban, harus ada tindakan tegas,” tegasnya.

Subandi memastikan pembayaran parkir secara nontunai melalui QRIS akan
diterapkan secara bertahap. Targetnya, seluruh sistem parkir beralih ke digital pada
2027. Pemkab Sidoarjo juga akan mengoptimalkan dashboard monitoring dan
pemasangan kamera CCTV untuk memantau aktivitas serta penerimaan retribusi.

“Pada 2027, semua parkir sudah menggunakan sistem non-tunai melalui QRIS. Dengan digitalisasi, kita bisa mengetahui potensi kebocoran dan tingkat kedisiplinan petugas secara lebih jelas,” katanya.Subandi menambahkan, terhadap petugas yang tidak bersedia mengikuti digitalisasi, Pemkab Sidoarjo akan mengevaluasi. Bahkan, bisa dilakukan penghentian kerja sama.

Baca Juga  Masjid Apung Ziyadatul Abrar: Ikon Wisata Religi di Kabupaten Tanah Bumbu

“Kalau tidak mau mengikuti sistem yang sudah ditetapkan, silakan mengundurkan diri. Daripada kita terus mengurusi persoalan yang tidak selesai-selesai,” katanya.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo Budi Basuki menyampaikan, terdapat 175 titik parkir yang telah berkontrak dengan Dishub. Total 462 petugas, terdiri atas 175 juru parkir utama dan 287 juru parkir pembantu.

Menurut Budi, persoalan utama masih berkaitan dengan penyetoran retribusi yang
belum sesuai target. Total tunggakan petugas parkir saat ini mencapai sekitar Rp900
juta. Sekitar 80 persen titik parkir masih memiliki tunggakan dengan nominal bervariasi dan segera dituntaskan.

“Secara umum tidak ada kendala serius. Namun, masih ada petugas yang menyetor
tidak sesuai target. Jika surat peringatan tidak diindahkan, petugas dapat
diberhentikan, sedangkan kewajiban tunggakannya tetap diproses,” jelas Budi.
Hingga Oktober 2026, realisasi pendapatan parkir mencapai sekitar Rp3 miliar dari
target Rp4 miliar. Pada 2027, target tersebut direncanakan meningkat menjadi Rp5,1
miliar.

Baca Juga  Bupati Subandi Ajak ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Bergabung dengan Koperasi Desa Merah Putih

Saat ini, digitalisasi telah diterapkan di dua titik, yakni kawasan Alun-Alun Sidoarjo dan
GOR Sidoarjo. Dishub juga mencatat sekitar 24 titik parkir belum bekerja sama dengan
pemerintah daerah dan akan terus didorong masuk dalam pengelolaan resmi. Tidak hanya menyiapkan sanksi, Bupati Subandi menjanjikan penghargaan bagi juru
parkir yang mampu memenuhi target dan mendukung implementasi sistem digitalisasi.

“Kalau target terpenuhi dan sistem berjalan baik, saya akan berikan reward kepada
teman-teman juru parkir. Kita ingin membangun budaya kerja yang disiplin, tetapi jugamemberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi,” pungkasnya.Usai memberikan pengarahan, acara dilanjutkan dengan pembagian bantuan sembako kepada para jukir serta sesi foto bersama. ( Man)

Baca Juga

Kriminal

Satresnarkoba Polres Blitar Diduga Lepaskan Pengedar Pil Koplo

Peristiwa

Pesta Kembang Api dan Isak Tangis Bahagia Iringi Lepas Pisah Kenang SDN Kropoh I & SDN Alas Malang II Serta TK Adirasa ,Tuntutlah Ilmu ke Negeri Cina.

Peristiwa

Dugaan Pelanggaran Hukum!!! Ada Apa Dengan Disperinaker Kota Surabaya “Takut Dengan PT. SUMBER MULTI REJEKI”???

Peristiwa

SDN Guwa-Guwa I Menggelar Agenda Pertemuan Rutin K3S Kecamatan Ra’as, Sekaligus Wisata Bahari & Kuliner.

Peristiwa

Tindaklanjuti Laporan Masyarakat.Satpol PP Tanbu Amankan Pasangan Muda Mudi

Peristiwa

Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, Bupati Tanah Bumbu Terima Penghargaan Terbaik ke-2 Capaian Realisasi Investasi Terbesar di Kalsel

Peristiwa

Siaran Pers PT KEI Dinilai Merendahkan Media Lokal, Asosiasi Wartawan di Sumenep Bersuara.

Peristiwa

Di Bulan Ramadhan Media Liputankasus.com Berbagi 600 Takjil Kepada Masyarakat dan Pengendara