Home / Hiburan / Peristiwa

Senin, 22 Januari 2024 - 11:19 WIB

Di Balik ‘Kampung Miliader’ di Sumenep Madura, Warganya Bekerja Sebagai ini.

SUMENEP, Suksesi Indonesia.com- Belum lama ini meda sosial dihebohkan dengan adanya Kampung Miliader di wilayah Sumenep, Madura, Jawa Timur

Disebut Kampung Miliader karena rumah yang dibangun di kampung tersebut begitu mewah dan ditaksir menghabiskan modal miliaran rupiah.

“Di kampung terpencil ini mayoritas rumah mewah menghabiskan dana miliaran rupiah,” kata pengisi suara kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL GLOBAL, seperti dikutip Hops.ID, Sabtu, 20 Januari 2024

Tidak hanya bangun rumahnya, namun pagar yang digunakan di setiap rumah di kampung tersebut layaknya pagar keraton yang begitu mewah.

Baca Juga  Rakernas 1 LKSA-PSAA di Bukittinggi. Forum Bahas Jaminan Hukum Anak Yatim se-Indonesia

Selain rumah mewah, di Kampung Miliader semua warganya rata-rata memiliki kendaran roda empat sebagai alat transportasi.

Keseharian mereka tidak lepas dari memakai perhiasan emas, seperti gelang, cincin, hingga kalung emas yang harganya sudah pasti tidak murah.

“Sementara dalam kehidupan sehari-hari, ibu-ibu di kampung ini terbiasa menggunakan gelang dan kalung emas,” ucap pengisi suara kanal YouTube tersebut.

Hal itu menunjukan betapa kaya masyarakat yang tinggal di kampung miliader tersebut.

Lantas, apa pekerjaan masyarakat Kampung Miliader hingga mereka memliki kekayaan seperti itu?

Setelah ditelisik lebih dalam, dalam video yang diunggah kanal YouTube TRANS OFFICIAL GLOBAL, dikabarkan bahwa rumah mewah yang mereka bangun di kampung tersebut hasil merantau ke kota-kota besar seperti Jakarta.

Baca Juga  Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Tiang Listrik, Lalu lintas Lumpuh Total di Sumenep

Dalam perantaunnya, mereka membuka usaha toko kelontong , hingga bisa menghabiskan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

“Sebab di kampung ini banyak rumah-rumah mewah warga hasil merantau ke kota-kota besar, seperti Jakarta untuk menjadi pedagang toko kelontong,” ucapnya lagi.

Oleh karena itu, pekerjaan mereka sebagai pemilik toko kelontong di kota-kota besar membuat masyarakat di Kampung Miliader memiliki penghasilan yang tidak sedikit.

Puncaknya, menurut tokoh setempat banyak masyarakat yang membangun rumah mewah pada beberapa tahun silam.

Baca Juga  Penyembelihan Hewan Qurban di MASJID “AT- TAQWA “Kampung Praban Barat RT 02 RW 01 Kelurahan Sidokare, Sidoarjo.

Bahkan saat ini ada 10 rumah mewah yang biaya pembuatannya mengabiskan biaya antara Rp1 miliar hingga Rp3 miliar lebih.

“Ada yang satu miliar, ada yang dua miliar, tergantung kebesaran itu rumah,” kata Ridwan, tokoh masyarakat di kampung tersebut.

Sekedar menginformasikan, Toko kelontong yang menjadi sumber penghasilan masyarakat di kampung miliader adalah suatu toko kecil yang umumnya mudah dijangkau oleh khalayak atau masyarakat lokal.

Toko semacam ini umumnya berlokasi di jalan yang ramai, stasiun pengisian bahan bakar, atau stasiun kereta api. Toko kelontong sering ditemukan di tengah-tengah pemukiman padat perkotaan seperti Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya(@red/net)

Baca Juga

Peristiwa

Maria Ulfa Sulistyowati : Giat Outbound Dapat Meningkatkan Rasa Percaya Diri di Usia Dini

Peristiwa

Terlapor Kasus Dokter Gigi Spesialis Orthodonti Asal Surabaya Beku 9 Bulan, “SDM Unit Tipidter Patut Dipertayakan

Peristiwa

Dengan Imbalan 50jt, 10 Orang Gengster Diduga Dilepas Polsek Lakarsantri

Peristiwa

Plt. Bupati Sidoarjo Subandi Sidak Dua Proyek Jalan Betonisasi

Peristiwa

Peringati Hari Santri 2025, Ketua DPRD Sidoarjo Pimpin Upacara: Ajak Santri Kawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Peristiwa

Pemdes Randu Padangan Kecamatan Menganti-Gresik Salurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT DD ) Tahap I Th 2025

Peristiwa

Tangkal Berita Framing fitting, AKP Adik Agus Putrawan. SH,. MH dan Drs. Siswanto. CH, CHt,. CMt, Angkat Bicara di Forum Sinau Bareng

Peristiwa

Oknum Polsek Dukuh Pakis-Surabaya di Duga Lepaskan Dua Pelaku Judol