Home / Pemerintah

Sabtu, 28 September 2024 - 13:41 WIB

Sosialisasi SPIP dan Manajemen Risiko: Mendorong Akuntabilitas dan Efisiensi Pemerintahan

SuksesiIndonesia.comTanah Bumbu
BATLICIN –
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui Inspektorat Daerah, sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Sektor Publik digelar di Hotel Ciputra Jakarta pada Jum’at (27/9/2023).

Bupati Tanah Bumbu, Abah Zairullah Azhar, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan kapabilitas pejabat eselon di lingkungan pemerintahan.

“SPIP bukan hanya sekedar formalitas, melainkan sistem yang harus kita terapkan dengan disiplin. Ini adalah kunci untuk mencegah penyalahgunaan anggaran dan memastikan kebijakan pemerintah berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga  48 Anggota Paskibraka Tanah Bumbu Tahun 2025 Angkatan ke-22 Dikukuhkan

Ia juga menambahkan bahwa manajemen risiko tidak hanya melindungi pemerintah dari kerugian, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Pada acara ini, Sekretaris Daerah, Ambo Sakka, tampil sebagai narasumber utama dengan materi berjudul “Implementasi Manajemen Risiko: Urgensi dan Tantangan”. Dalam paparannya, Ambo menekankan bahwa penerapan manajemen risiko adalah kebutuhan mendesak di sektor publik. “Kita menghadapi tantangan yang dinamis. Tanpa manajemen risiko yang baik, pemerintah akan sulit mengatasi berbagai kemungkinan kerugian yang muncul di masa depan,” jelasnya. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar sektor untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko secara efektif.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tanah Bumbu Buka Pelatihan Dasawisma PKK Tingkat Kabupaten Tahun 2026

Selain itu, Inspektur Inspektorat Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian bimbingan teknis (bimtek) yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pejabat eselon II dan III di bidang pengendalian internal dan manajemen risiko. “Kami berfokus pada penerapan langkah-langkah konkret, sehingga para peserta dapat langsung mengimplementasikannya di instansi masing-masing,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, “Staff khusus dan KP2D berperan sebagai benteng pertama dalam memonitor kinerja SKPD, memastikan setiap langkah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.”

Baca Juga  Polsek Manding Ungkap Kasus Upal dan Amankan Tiga Warga

Pesertanya terdiri dari kepala dinas (eselon II), kepala bagian (eselon III), camat, serta staf khusus dan KP2D. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan ini, dengan harapan dapat menerapkan hasil dari sosialisasi untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas di unit kerja masing-masing

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan responsif terhadap perubahan zaman. ( Rils ) Gz

Baca Juga

Pemerintah

Refleksi Nasionalisme” FABEM JATIM : Arahan Positif, Pemerintah Wajib Menyambut Agar Tidak Kontradiktif

Pemerintah

Persiapan Desa Perikanan Cerdas. BRSDMKP Kunjungi Desa Sungai Dua Sebagai Kampung Ikan Patin

Pemerintah

KPU Sumenep Terapkan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Hasil Pilkada 2024

Pemerintah

Bupati Bersama Kapolres Tanbu Ikuti Penanaman Pohon Serentak

Pemerintah

GPN 08 Berikan Draf Usulan Raperda TJSL Ke DPRD

Pemerintah

Kapolres Tanbu Bacakan Amanah Kapolri Dalam Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Intan 2023-2024

Pemerintah

Rakor Tim PAKEM Tanah Bumbu

Pemerintah

Luar Biasa, Gelar Turnamen Catur Sudiono Fauzan Jaring Atlet.