Home / Pemerintah

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:13 WIB

BPBD Tanbu Gelar Uji Publik Laporan Hasil Akhir Penyusunan Dokumen KRB

SuksesiIndonesia.com Tanah bumbu
BATULICIN
-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Menggelar uji publik laporan hasil akhir penyusunan dokumen kajian risiko bencana (KRB) Kab.Tanbu priode 2025-2029.

Uji publik ini di buka Bupati Tanbu melalui Kepala Pelaksana BPBD setempat H.Sulhadi, senin (09/12/2024) di hotel Eboni.

Laporan Hasil Akhir Penyusunan Dokumen KRB
Laporan Hasil Akhir Penyusunan Dokumen KRB
Kegiatan ini di hadiri berbagai stakeholder serta menghadirkan narasumber dari LPP ULM, yang terdiri dari Dr.Arief Rahman Nugroho,M.Si , Dr. Rosalina Kumalawati,S.Si. M.Si serta Astinana Yuliarti, S.S. M.Ikom.

Sebagaimana di laporkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Chiristina Dewi Untari.
Penyusunan dokumen RPB ini bagian upaya meningkatkan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga  Wabup Sidoarjo Ajak Masyarakat Dukung Koperasi, Agar Terhindar Pinjol dan Rentenir

Serta merupakan langkah strategis untuk memastikan perencanaan penanggulangan bencana yang baik serta menegaskan penyusunan dalam konfijensi di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Di samping itu kegiatan ini untuk menyampaikan hasil susunan dokumen yang telah melibatkan berbagai pihak. Dengan demikian dokumen ini di harapkan menjadi dasar dalam penyusunan penindakan penanggulangan bencana di Kabupaten Tanah Bumbu yang komprehensif dan berintegrasi.,”paparnya.

Kepala Pelaksana BPBD Tanbu mengatakan tujuan uji publik tersebut dalam rangka mengkaji ulang tentang resiko di Kabupaten Tanah Bumbu. Berdasarkan kejadian rentang waktu terjadi saat ini.

Dokumen ini di jadikan oleh pihak SKPD untuk menyusun dan mengevaluasi kembali rencana penanggulangan bencana yang ada di daerah Kabupaten Tanah Bumbu ,nantinya juga masuk di rencana strategis atau Rentra.

Baca Juga  Kopwan Irama Kelurahan Kepanjin Gelar RAT TA 2025

“Dari hasil kajian ini nantinya kita akan tau bahwa di daerah ini sering terjadi rawan banjir, maka di situlah peran Dinas Sosial menyiapkan sesuai tupoksi nya begitu pula Damkar dimana masing masing stakeholder menyusun rencana sesuai sesuai klaster yang sudah di tentukan. Sementara BPBD hanya sebatas mengkoordinasikan sedangkan untuk tanggung jawabnya berada pada camat.,”ucapnya.

Menurutnya, semua ini harus di kaji dulu tentang titik rawan banjir ,setelah itu akan di masukan kedalam RTRWK yang di Dinas Pekerjaan Umum.

Tambahnya, dari masing masing stakeholder tersebut mempunyai ruang klaster tersendiri dalam penanganan bencana. Baik itu kesehatan maupun keamanan dan penyelamatan.

“Di seluruh Dinas mandapatkan klaster tersendiri,misalnya Dinas Sosial menangani pengungsian, untuk bagian Ekonomi menangani Kesejahteraan sosialnya. Sedang Dinas Kominfo adalah masuk dalam klaster Komunikasi dan nantinya akan menjadi pusat informasi.,”imbuhnya.

Baca Juga  Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana(BLT-DD Desa Di Aula Desa Tokelan

Hasil dari kajian ini akan di buatkan rencana penanggulangan bencana atau rencana kontijensi atau sikap penanganan saat terjadi bencana.

Untuk klaster komunikasi Kominfo akan menjadi pusat informasi yang ada di Pusdalops atau pusat pengendalian operasi.

“Pusdalops sendiri bukanlah BPBD namun isinya adalah Forkopimda yang terdiri dari TNI dan Polri. Sementara yang menjadi tugas penyimpanan informasi adalah Kominfo disaat terjadi bencana dan semoga tidak ada terjadi bencana,”terangnya.

Dia berharap, masing masing stakeholder dapat memberikan masukan terkait di mungkinkan resiko bencana apa saja dan dimana saja yang berdasarkan pengalaman masing masing, sehingga kajian ini bisa up tu date ,dan hasilnya sesuai di butuhkan di daerah ini.

“Kalau hasil kajian itu baik maka akan lebih mudah melakukan penanganan bencana,dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat.,”tutupnya.( Ril )

Baca Juga

Pemerintah

PT Pelni Cabang Kotabaru-Batulicin Dukung Lingkungan Bersih di Tanah Bumbu

Pemerintah

Manfaatkan Mudik Gratis 2025 Jawa Timur, Warga Pesapen Lakarsantri Merasa Terbantu

Pemerintah

Pegiat Jurnalis, Tri Wulansari Sebut Asisten Anggota DPRD PKB Tak Punya Etika Bahasa

Pemerintah

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Perlindungan Tenaga Kerja Melalui Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah

Kapolres Sumenep Tindak Tegas Bawa Senpi, Sajam Dan Bahan Peledak, Yang Tidak Sesuai Fungsinya.

Pemerintah

KPK Tekankan Komitmen Kepala Daerah dalam Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Pemerintah

Bupati Zairullah Serahkan LHP Kepatuhan Kepada BPK Perwakilan Kalsel

Pemerintah

Dandim 0816/Sidoarjo Bersama Pjs. Bupati Sidoarjo Sambut Hangat Kunjungan Kerja Danrem 084/BJ