Home / Pemerintah

Sabtu, 19 Juli 2025 - 23:17 WIB

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Luncurkan Logo Hari Jadi ke-757 Bertema ‘Songennep Jaja Rajja’ Wisata Sumenep

SUMENEP Suksesi Indonesia.com –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meluncurkan logo Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep 2026, dengan mengusung tema “Songennep Jaja Rajja”. Peluncuran dilakukan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo,.di areal timur Taman Potre Koneng, Sabtu (12/07/2025).

Bupati Sumenep berharap melalui logo dan tema Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep 2026, akan mampu menggugah semangat kolaboratif dari seluruh lapisan masyarakat, untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

” Hari jadi bukan sekadar merayakan masa lalu, tetapi tentang bagaimana sebagai generasi penerus menyusun masa depan bersama, sehingga seluruh elemen masyarakat merasa memiliki sekaligus turut berperan aktif dalam perjalanan Kabupaten Sumenep di masa mendatang.” Ungkap Bupati Sumenep pada peluncuran logo hari jadi tersebut.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat dengan semangat kebersamaan merasa memiliki dan turut berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Sumenep yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga  60 Desa Bakal Gelar Pilkades Serentak

Sementara Logo yang menjadi ikon pada Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep memiliki sejumlah elemen sebagai wujud kejayaan dan kemakmuran sejak berdiri pada 1269 hingga 2026 yakni angka 757, Celurit, Labang Mesem Keraton dan Burung Gosong Kaki Merah.

Filosofi logo itu, yakni Labang Mesem Keraton Sumenep melambangkan kejayaan, kearifan, dan kedamaian. Gerbang bersejarah ini bukan sekadar pintu masuk, tetapi lambang kebesaran dan marwah Keraton Sumenep yang berdiri kokoh sebagai saksi bisu kejayaan Songennep, menjadi pusat budaya, kekuasaan, dan ketertiban.

Sedangkan Labang Mesem yang terkandung pada namanya, tersembunyi falsafah kepemimpinan yang bijak: tegas namun bersahabat, berwibawa namun merakyat, sehingga bukan hanya bangunan, melainkan cermin jati diri dan karakter luhur masyarakat Sumenep.

Baca Juga  Bupati Subandi Dorong Perumda Delta Tirta Terus Meningkatkan Layanan

Sedangkan Celurit Angka 7 yang melengkung di bagian atas logo menyerupai celurit, senjata tradisional khas Madura yang melambangkan keberanian, perlindungan, dan kedaulatan rakyat, bahwa semangat perjuangan, kehormatan, dan kesiapsiagaan telah mengakar dalam jati diri masyarakat Sumenep.Pajak kuliner Sumenep Wisata Sumenep

Keris adalah roh dari keagungan budaya Sumenep yang tidak hanya menjadi simbol spiritualitas, martabat, dan identitas, tetapi melalui kehadiran Tugu Keris dalam logo, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah, dalam menjunjung tinggi warisan leluhur sebagai Kota Keris dalam semangat “Jaja Rajja”.

Keris ini merepresentasikan kebijaksanaan yang tajam, heberanian yang terhormat, dan kedaulatan yang tak tergoyahkan sebagai penjaga nilai dan marwah masyarakatnya.
Kemudian Burung Gosong Kahi Merah adalah burung endemik Pulau Saobi di Pulau Kangean sebagai presentasi kebebasan, daya jelajah, dan visi kedaulatan dengan tatapan tajam ke depan, sehingga mencerminkan keberanian Sumenep dalam menentukan arah masa depannya sendiri, serta menjadi simbol kejayaan tidak hanya di daratan, tetapi juga di wilayah kepulauan yang kuat, mandiri, dan bersatu.

Baca Juga  Pemkab Tanbu Serahkan Bansos pada Masyarakat Kurang Mampu

Dan Warna Merah dan Hijau melambangkan keberanian dan tanggung jawab, semangat masyarakat Sumenep dalam menghadapi tantangan, sedangkan Hijau adalah simbol harapan dan keseimbangan, mencerminkan kehidupan yang damai, religius, dan selaras dengan alam.

Sementara angka 757 mencerminkan usia matang dan perjalanan panjang Sumenep yang telah berdiri, bertahan, dan berkembang selama lebih dari tujuh abad dengan bentuk angka tersusun dinamis dan berkesinambungan, menggambarkan estafet kejayaan dari masa ke masa, selaras dengan tema “Jaja Rajja” bahwa Sumenep adalah daerah jaya dan berdaulat, melangkah mantap dengan pijakan budaya dan semangat kemandirian.Wisata Sumenep Pajak kuliner Sumenep.(rus/ang)

Baca Juga

Pemerintah

Sekda Tanbu Hadiri Rakoor Penyamaan Persepsi Kalsel Gerbang IKN

Pemerintah

Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polres Situbondo Sunat Ratusan Anak

Pemerintah

Pemkab Tanbu Bantu Korban Bencana Angin Puting Beliung

Pemerintah

Lujeng Menilai Kepala Bakesbangpol Layak Sebagai PJ Bupati Pasuruan.

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Teken MoU dengan CWI Kelola TPA Jabon Jadi Sumber Energi

Pemerintah

Kadus Patenongan Lepas Peserta JJS RW 01 Dusun Patenongan Desa Parsanga

Pemerintah

Pemkab Sumenep Hibahkan 83 Alat Pendeteksi AIS Untuk Kapal Penumpang

Pemerintah

Tablig Akbar Bersama KH M Zhofaruddin, Jama’ah Padati Lapangan Pesta Pantai Mappanre Ri Tasi’e