Home / Pemerintah

Senin, 7 April 2025 - 21:37 WIB

Bupati Bang Arul Hadiri Safari Dakwah Guru Mulia Al Habib Musthofa bin Abdullah Alaydrus

Suksesi Indonesia.com Tanah bumbu
BATULICIN
– Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif (Bang Arul), menghadiri acara Safari Dakwah dan Ziarah yang dipimpin oleh Guru Mulia Al Habib Musthofa bin Abdullah Alaydrus, Pimpinan Majelis Syamsi Syumus Indonesia, Senin (07/04/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Komplek Pemakaman Keluarga (Alm) H Andi Arsyad, tepatnya di depan Mako Batalyon B Brimob, Jln Kodeco Km 3,5 Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat.

Acara ziarah dimulai sekitar pukul 13.45 Wita dan berlangsung dengan penuh khidmat. Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Bupati Tanah Bumbu H Bahsanuddin, Kepala SKPD beserta jajarannya, serta anak-anak yatim piatu dan tamu undangan.

Baca Juga  BPBD Tanbu Gelar Uji Publik Laporan Hasil Akhir Penyusunan Dokumen KRB

Habib Musthofa memimpin pembacaan dzikir, Surah Al Qur’an, dan doa, termasuk Surah Al Fatihah dan Ayat Kursi, dengan harapan doa untuk almarhum H Andi Arsyad dan keluarga dapat terkabul.

“Semoga ziarah hari ini membawa barokah dan doa kita tersampaikan,” ujarnya.

Acara ini menjadi momen penting dalam mempererat tali silaturahmi dan memperdalam keimanan bagi seluruh peserta yang hadir.

Al Habib Musthofa menjelaskan pentingnya makna ziarah kubur agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai arti sesungguhnya dari berziarah.

Baca Juga  Percepatan Pembangunan di Kecamatan Teluk Kepayang Usai Pemekaran

Beliau mengingatkan, bahwa perintah Allah SWT mengenai ziarah bermula sejak zaman Rasulullah SAW dan para sahabatnya, dengan tujuan mengingatkan umat akan kehidupan akhirat.

Ziarah seringkali diartikan sebagai kunjungan ke makam untuk mengirim doa. Namun sesungguhnya, ini adalah kesempatan untuk mengingatkan diri kita akan kehidupan yang fana dan mendekatkan diri kepada Allah.

Rasulullah SAW bersabda, “Berziarahlah kalian ke kuburan, karena sesungguhnya hal itu dapat mengingatkan kalian pada kehidupan akhirat” (HR Ibnu Majah).

Baca Juga  Harlah Pancasila Di Tanbu Berjalan Khidmat.

Habib Musthofa juga menekankan, bahwa berziarah, khususnya ke makam orang tua, merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW. Membaca Al-Quran di makam orang tua adalah warisan yang harus diteruskan. Sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi mereka yang telah meninggal dunia.

“Kita mengingat kematian untuk diri kita, mengingat orang-orang di alam barzah yang mana terasa sangat menakutkan. Hanya amal kita yang mampu menjawab pertanyaan para malaikat di dalam kubur,” ujar Habib Musthofa.

Di akhir ceramahnya, Habib Musthofa berpesan untuk sering berziarah ke kubur orang tua, karena suatu saat kita akan menyusul mereka. Beliau pun menutup dengan doa, “Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku,” amin. ( Ril )

Baca Juga

Pemerintah

Kader Posyandu Se Tanbu Dilatih Konvensi Hak Anak

Pemerintah

Satlantas Polres Situbondo Akan Tindak Tegas Sopir Parkir Sembarangan

Pemerintah

Rakernas 1 LKSA-PSAA di Bukittinggi. Forum Bahas Jaminan Hukum Anak Yatim se-Indonesia

Pemerintah

AKP Sigit Ekan Sahudi : Petunjuk Pimpinan, Jajaran Petugas Siap Melayani Masyarakat Secara Humanis dan Responsif

Pemerintah

Eko Gagak : Ikrar Sumpah Pemuda Tonggak Awal Kekuatan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Pemerintah

Sholat Dan Halal Bil Halal Di Istana Anak Yatim.Begini Penjelasan Sekda Saat Apel Gabungan

Pemerintah

Jurus Jitu ala “Dabuy”, Optimalkan PAD Tanah Bumbu

Pemerintah

Dinas PUPR Tanbu Gelar Konsultasi Publik Ke-2 RDTR dan KLHS