Home / Pemerintah

Senin, 24 Juli 2023 - 06:56 WIB

Rakernas 1 LKSA-PSAA di Bukittinggi. Forum Bahas Jaminan Hukum Anak Yatim se-Indonesia

Suksesi Indonesia Tanah Bumbu
BUKIT TINGGI
– Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (Fornas LKSA-PSAA) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 di Bukittinggi, Sumatera Barat, 22-24 Juli 2023.

Hadir pada Rakernas ke-1 tersebut Kemensos RI, Gubernur Sumatera Barat, perwakilan Walikota Bukittinggi, Pengurus Pusat Fornas LKSA-PSAA, Forwil, dan Forda tingkat Kabupaten/Kota.

Ketum Fornas LKSA-PSAA, Abah HM Zairullah Azhar mengatakan Rakernas yang digelar ini merupakan upaya untuk memperjuangkan nasib anak yatim seluruh Indonesia.

“Kami akan membahas dan mendiskusikan hal-hal yang perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan dari hasil Munas di Jakarta,” kata Abah Zairullah yang juga disebut Presiden Anak Yatim.

Baca Juga  Peringati HUT Ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Tanam Mangrove di Kawasan Pesisir Tanah Bumbu

Menurut Pengasuh Istana Anak Yatim Batulicin tersebut, ada banyak tantangan internal LKSA-PSAA di wilayah maupun di daerah untuk bisa eksis dan memperoleh legalitas kelembagaan.

Selain itu, perlu perjuangan pula agar mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat terkait anak yatim ini.

“Beberapa hal yang sudah Kita lakukan dalam rangka memperjuangkan anak yatim yaitu dengan memberikan masukan kepada Komisi VIII DPR RI agar ada Undang-Undang terkait anak yatim,” ujarnya.

Tantangan lainnya, sambung Bupati Tanah Bumbu itu yaitu berkaitan dengan finasial panti asuhan, kualitas kepengasuhan, dan tak kalah pentingnya adalah data tentang anak yatim.

Baca Juga  GPN 08 Berikan Draf Usulan Raperda TJSL Ke DPRD

Terkait data ini, kata Abah Zairullah, 8.640 jumlah panti asuhan di seluruh Indonesia masih membutuhkan kepastian dan kejelasan data.

Untuk itu, Ia meminta kepada Forwil dan Forda punya tanggungjawab mendata secara detail jumlah panti asuhan, pendidikan anak asuh, pengelolaan panti asuhan, dan lainya.

Sementara itu, terkait pendidikan anak yatim, Abah Zairullah akan memfasilitasi jatah sebanyak 200 anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi di Kota Banjarmasin ataupun di Kabupaten/Kota masing-masing.

“Pendidikan ini penting bagi mereka,” kata Abah Zairullah.

Ia membeberkan ada sebanyak 7 kampus perguruan tinggi miliknya di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, yang siap menampung anak-anak panti asuhan yang ingin melanjutkan pendidikan S1 dibidang Farmasi, Ekonomi, Pariwisata, Hukum, Sosial, Bidan atau Perawat.

Baca Juga  Bangun Ketangguhan Desa, BPBD Bentuk Destana Disejumlah Desa di Pulau Sapudi

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memuji lembaga LKSA-PSAA dengan program yang dimilikinya sebagai bentuk rasa tanggungjawab terhadap anak-anak, khususnya anak yatim.

Menurutnya, orang yang memberikan perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak, adalah mereka yang peduli terhadap bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat juga memberikan hibah kepada pengurus Forwil LKSA PSAA sebanyak Rp 84.874.938.366 untuk di distribusikan kepada LKSA PSAA se-Sumatera Barat.

Kemudian memberikan bantuan hibah sebanyak Rp 1 miliar pada kegiatan Jambore Pramuka LKSA-PSAA, yang dilaksanakan tanggal 22 sampai 25 Juli 2023 di Lembah Ngarai Sianok, Kota Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat.(win/Rid)

Baca Juga

Pemerintah

Sidoarjo Tancap Gas Digitalisasi Pembayaran, Bupati Subandi : Semua Harus Transparan dan Modern

Pemerintah

Kedatangan Jemaah Haji Tanbu Disambut Sekda Ambo Sakka Haru dan Bahagia

Pemerintah

Seleksi CPNS Dan PPPK 2024 Akan Dibuka. BKPSDM Tanbu Berharap Ini Terhadap Menpan RB

Pemerintah

Dinsos Tanbu Gelar Bimtek SIKS-NG dan Pengelolaan SLRT Puskesos

Pemerintah

Kabupaten Sidoarjo Kembali Terima Opini WTP Kedua belas Kali Berturut-turut

Pemerintah

Bupati Tutup Raker FKPPD Se Kalsel

Pemerintah

Plt Bupati Subandi Bersama Baznas Serahkan Bantuan ke Warga

Pemerintah

UMKM dan Layanan Publik Terpadu Meriahkan Aksi Sinergitas Merah Putih di Kuranji Tanah Bumbu