Home / Pemerintah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 18:27 WIB

Bupati Sidoarjo Antisipasi Banjir di Wilayah-wilayah Langganan Banjir

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com- Hujan sudah mulai turun. Pengerjaan normalisasi sungai di Kabupaten Sidoarjo terus dikebut. Alat-alat berat sudah dikerahkan. Endapan lumpur maupun tumbuhan liar dan sampah disungai diangkat kepermukaan. Bupati Sidoarjo H. Subandi ingin pengerjaan pengerukan sungai tersebut berjalan maksimal. Pagi tadi, ia turun langsung memantau pengerjaannya, Rabu, (29/10). Tiga sungai di Kecamatan Candi disusurinya. Mulai dari sungai Mbah Gepuk Balongdowo sampai sungai Kedungpeluk dan sungai Tekuk Penjalin Pecabean dipantaunya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan sembilan alat berat milik Pemkab Sidoarjo terus bekerja. Ditargetkan 80 persen pengerjaan normalisasi sungai rampung sebelum puncak musim hujan. Bahkan alat berat akan ditambah jika kondisi dilapangan memungkinkan. Ia akan meminta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo menyewa alat berat jika benar-benar dibutuhkan.

Baca Juga  Sosialisasi Penyuluhan Gerakan Gemar Makan Ikan Desa Klurak Kecamatan Candi

“Menghadapi musim hujan ini mudah-mudah kita benar-benar siap, normalisasi sudah berjalan semua, minimal 80 persen tercapai sebelum puncak musim hujan,”ucapnya.

Bupati H. Subandi mengatakan penanganan banjir akan difokuskan di wilayah rawan genangan. Diantaranya wilayah Kecamatan Tanggulangin, Candi, Porong dan Taman. Pengawasan akan diperketat agar pengerjaan normalisasi sungai berjalan maksimal. Bahkan ia meminta DPUBMSDA Sidoarjo rutin memantau pengerjaannya. Setiap Minggu harus ada laporan progres pengerjaan normalisasi sungai tersebut. Ia juga akan meminta pemantauan menggunakan drone agar hasil pengerjaannya lebih akurat.

Baca Juga  BRAVO” Pawas Polsek Tambaksari Lakukan Giat Rutin Antisipasi Kejahatan Malam

“Sudah saya sampaikan kepada teman-teman dari PU bahwa setiap Minggu kita cek, dan nanti dari teman-teman humas supaya pakai drone untuk mengecek sejauh mana progres pengerjaannya, semisal Minggu ini sudah sampai mana agar kita tahu persis sudah sejauh mana pengerjaan normalisasi sungai dilakukan,”ujarnya.

Bupati H. Subandi berharap pengerjaan normalisasi sungai selesai disisa waktu satu bulan setengah ini. Salah satunya normalisasi sungai Mbah Gepuk Balongdowo Candi sepanjang 4 km. Saat ini pengerjaan normalisasi sungai Mbah Gepuk sudah mencapai sekitar 1,8 kilometer. Ia juga telah menginstruksikan DPUBMSDA Sidoarjo untuk lembur pengerjaannya di hari Sabtu dan Minggu.

Baca Juga  PemDes Sugihwaras Kecamatan Candi Salurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT DD ) Tahap Ill Th 2024

“Sementara ini satu alat berat hanya mampu bekerja menormalisasi panjang sungai sekitar 150 meter per hari, tadi sudah kita instruksikan PUBM untuk lembur hari Sabtu, Minggu agar memaksimalkan kerja kita.” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut kegiatan normalisasi lingkungan. Saluran-saluran kecil yang tersumbat dapat dibersihkan. Ia juga akan membuat surat edaran kepada camat dan kepala desa untuk ikut kegiatan normalisasi lingkungan diwilayahnya masing-masing.

“Nanti kita gerakkan bersama untuk gotong royong di tingkat kelurahan maupun di tingkat desa. Ini suratnya sudah dibikinkan Sekda, insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan,” ujarnya. ( Man)

Baca Juga

Pemerintah

Plt. Bupati Sidoarjo Hadiri Pameran UMKM Bank Jatim Sidoarjo

Pemerintah

Advokasi IKA PMII Sumenep: Warga Tak Bisa Jual Rumah di Perumahan Bumi Sumekar

Pemerintah

Sosialisasi SPIP dan Manajemen Risiko: Mendorong Akuntabilitas dan Efisiensi Pemerintahan

Pemerintah

Hari Keluarga Nasional Ke-30: Mewujudkan Keluarga Tangguh Menuju Indonesia Maju

Pemerintah

Asah Keterampilan. Alumni BLK Tanbu Bakal Punya Workshop Baru

Pemerintah

Tanah Bumbu Raih Opini WTP ke-12 Kali Berturut, Begini Kata Bupati Andi Rudi Latif

Pemerintah

Gerakan Nasional Polres Tanah Bumbu Laksanakan Kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025

Pemerintah

Konsultasi Publik KLHS. Sekda. Penanganan Lingkungan Perlu Keterpaduan