Home / Pemerintah

Sabtu, 28 September 2024 - 13:41 WIB

Sosialisasi SPIP dan Manajemen Risiko: Mendorong Akuntabilitas dan Efisiensi Pemerintahan

SuksesiIndonesia.comTanah Bumbu
BATLICIN –
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui Inspektorat Daerah, sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Sektor Publik digelar di Hotel Ciputra Jakarta pada Jum’at (27/9/2023).

Bupati Tanah Bumbu, Abah Zairullah Azhar, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan kapabilitas pejabat eselon di lingkungan pemerintahan.

“SPIP bukan hanya sekedar formalitas, melainkan sistem yang harus kita terapkan dengan disiplin. Ini adalah kunci untuk mencegah penyalahgunaan anggaran dan memastikan kebijakan pemerintah berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga  Satu DPO dari DuaTersangka, Satreskoba KP3 Berhasil Tangkap Ungkap 292,93 Gram Sabu Kawasan Kenjeran

Ia juga menambahkan bahwa manajemen risiko tidak hanya melindungi pemerintah dari kerugian, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Pada acara ini, Sekretaris Daerah, Ambo Sakka, tampil sebagai narasumber utama dengan materi berjudul “Implementasi Manajemen Risiko: Urgensi dan Tantangan”. Dalam paparannya, Ambo menekankan bahwa penerapan manajemen risiko adalah kebutuhan mendesak di sektor publik. “Kita menghadapi tantangan yang dinamis. Tanpa manajemen risiko yang baik, pemerintah akan sulit mengatasi berbagai kemungkinan kerugian yang muncul di masa depan,” jelasnya. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar sektor untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko secara efektif.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan, Polisi Surabaya Luncurkan Mobil Olah TKP PRESESI.

Selain itu, Inspektur Inspektorat Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian bimbingan teknis (bimtek) yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pejabat eselon II dan III di bidang pengendalian internal dan manajemen risiko. “Kami berfokus pada penerapan langkah-langkah konkret, sehingga para peserta dapat langsung mengimplementasikannya di instansi masing-masing,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, “Staff khusus dan KP2D berperan sebagai benteng pertama dalam memonitor kinerja SKPD, memastikan setiap langkah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.”

Baca Juga  Zairullah Berikan Santunan Ustadz Dan Ustadzah Tertinggi Di Kalsel

Pesertanya terdiri dari kepala dinas (eselon II), kepala bagian (eselon III), camat, serta staf khusus dan KP2D. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan ini, dengan harapan dapat menerapkan hasil dari sosialisasi untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas di unit kerja masing-masing

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan responsif terhadap perubahan zaman. ( Rils ) Gz

Baca Juga

Pemerintah

Abah Zairullah Kunjungi Desa Batarang di Kusan Tengah

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Gerakkan Jihad Rawat Sungai Sidoarjo

Pemerintah

Polwan Polres Situbondo Bantu Arahkan dan Bawa Barang Caloh Jamaah Haji

Pemerintah

Kesiapsiagaan Akhir Tahun: Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 di Surabaya

Pemerintah

Hadiri HUT ke-63 PWRI, Wabup Mimik Apresiasi dan Ajak PWRI Aktif Kontribusi Pembangunan Sidoarjo

Pemerintah

Tenun Pagatan dan Sasirangan Pulau Burung Warnai Stand Tanah Bumbu di Bamara Fair 2025

Pemerintah

Si-Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Ambengan Semi Permanen

Pemerintah

DPMPTSP Tanah Bumbu Perkuat Kebersamaan Demi Pelayanan Publik Berkualitas