Home / Pemerintah

Selasa, 1 Juli 2025 - 14:43 WIB

Bupati Tanah Bumbu Teken Piagam Audit Intern dan Buka Pelatihan Manajemen Risiko Sektor Publik

SuksesiIndonesia.com Tanah bumbu
BATULICIN
– Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menandatangani Internal Audit Charter (Piagam Audit Intern). Sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Risiko Organisasi Sektor Publik, Senin (30/06/2025), di Banjarmasin. Acara ini terselenggara atas kerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP Kalsel.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Andi Rudi Latif yang menjelaskan bahwa penandatanganan Piagam Audit Intern yang dilakukan hari ini adalah tonggak penting dalam memperkuat peran Inspektorat sebagai mitra strategis dalam pengawasan dan pembinaan pemerintahan sehingga dapat meningkatkan efektivitas dari proses manajemen risiko, pengendalian dan tata kelola sektor publik.

Baca Juga  Polisi Unit Jataras Ciduk Tiga Pelaku Curanmor, Satu Pelaku Masih Usia Belasan

Kita berkomitmen untuk mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas di setiap lini organisasi. Audit intern harus berfungsi tidak hanya sebagai pengawas. Tetapi juga sebagai pemberi solusi yang inovatif untuk membantu organisasi mencapai tujuannya secara optimal.

Baca Juga  Tanah Bumbu Tanam Jagung Serentak Kuartal III, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selanjutnya, Pelatihan manajemen risiko yang kita buka hari ini adalah langkah konkret untuk menghadapi tantangan yang ada. Dalam sektor publik, risiko yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada pelayanan kepada masyarakat dan pencapaian program pembangunan.

Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko dengan pendekatan yang sistematis dan inovatif. Piagam Audit Intern ini selaras dengan elemen berAKSI yang menjadi panduan kerja kita bersama.

Baca Juga  Mudik Gratis Bareng Bupati Sumenep 2025: Fasilitasi Warga Pulang Kampung Tanpa Beban Biaya

“Saya berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat. Mengadopsi prinsip kerja keras dan akomodatif. Serta menerapkannya di organisasi masing-masing untuk memperkuat tata kelola sektor publik,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan terkait Kunci Kemajuan yaitu Kemauan, Aksi, dan Tekanan.

“Tanpa tekanan, hasil kerja akan biasa-biasa saja. Tapi dengan tekanan, lahir dampak besar dan hasil maksimal. Dengan tekanan, kesempatan akan terbuka dengan lebar. Tapi tanpa tekanan, hidup akan datar-datar saja,” pungkasnya. (Rel)

Baca Juga

Pemerintah

Fauzan Adhim: Ketua KPU Punya Hobi Observasi Hingga Terobsesi Menjadi Peneliti

Pemerintah

Idul Adha 1444 H, Polres Sumenep Potong 36 Hewan Qurban dan 3 ekor dibagikan ke Ponpes

Pemerintah

Dinas Kominfo SP Gelar Rakoor Verifikasi dan Validasi Satu Data Tanah Bumbu

Pemerintah

Semangat Kebersamaan dan Karakter Bangsa Terwujud dalam Fun Bike HUT Ke-5 Laskar Merah Putih

Pemerintah

Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2025

Pemerintah

Kopwan Irama Kelurahan Kepanjin Gelar RAT Awal Tahun 2024

Pemerintah

Asah Keterampilan. Alumni BLK Tanbu Bakal Punya Workshop Baru

Ekonomi

Plt. Bupati Sidoarjo Dukung UMKM Go Internasional