Home / Pemerintah

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:36 WIB

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori : Libas Jaringan Penjahat Kebebasan Pers

SURABAYA.Suksesi Indonesia.com– Dua media online, Herald.id dan Inikata.co.id serta dua wartawannya digugat perdata oleh pejabat publik, eks Stafsus Gubernur Sulawesi Selatan, Muh Hasanuddin Taiben, Andi Ilal Tasma, A Chidayat Abdullah, Arif dan Arman. Gugatan itu terkait pemberitaan sebelumnya, 19 September 2023.

Gugatan bernomor 3/Pdt.G/2024/PN Mks itu saat ini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Nilai gugatan, ‘bombastis sinting’, ratusan milyaran. Dan atas tingginya nilai gugatan, LBH Pers Makassar yang membela para tergugat menilai, ada upaya penggugat bangkrutkan media dan miskinkan jurnalis.

Menurut Ketua Umum PJI Hartanto Boechori, nilai gugatan ratusan milyar itu jelas sangat tidak masuk akal waras. Sedangkan ketentuan pidana dalam pasal 18 ayat 1 Undang undang Pers bagi para pihak yang merugikan Pers, paling banyak hanya 500 juta.

Baca Juga  Wabup Mimik : Event Run and Camp 2025, Dorong Promosi Wisata dan Ekonomi Lokal

“Itupun sepengetahuan saya belum pernah ketentuan pidana pasal 18 ayat 1 UU Pers itu diterapkan kepada pihak lain yang menghalang-halangi tugas Jurnalis/Pers atau yang merugikan Jurnalis/Pers,”ucapnya.

Lanjut kata ketum PJI, terlebih sebelum terjadinya gugatan perdata itu, Dewan pers sudah pernah memediasi para pihak dan mengeluarkan hasil penilaian serta rekomendasi yang sudah ditaati oleh Herald.id dan Inikata.co.id pada bulan November 2023, yakni permintaan maaf disertai hak jawab dari pihak yang merasa dirugikan. Mekanisme Pers wajib dihormati. Toh Herald.id dan Inikata.co.id sudah menjalankan rekomendasi Dewan Pers.

Baca Juga  Apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Wilayah “Keselamatan Intan 2026” Polres Tanah Bumbu.”

“Gugatan berlebihan seperti di atas untuk melemahkan fungsi dan Peranan Pers. Untuk itu saya meminta khususnya Dewan Pers dan Organisasi Pers para Tergugat, pro aktif melakukan pembelaan maksimal terhadap para Tergugat,” ulasnya.

Demikian pula, sambung ketum PJI, Pers dan semua Organisasi Pers apapun serta para Lembaga Hukum Pers, saya harapkan beramai-ramai melakukan pembelaan terhadap rekan Jurnalis / Pers yang sedang ditekan oleh ‘jaringan penjahat kebebasan Pers’. Kalau perlu, lakukan ‘Demo Nasional’, baik lewat karya jurnalistik maupun turun ke lapangan.

Baca Juga  Pada Fans Dan Penggunjung, DJ Renafa Meminta Maaf

“Kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar yang sedang mengadili perkara Gugatan bernomor 3/Pdt.G/2024/PN Mks, saya harapkan mengadili seadil-adilnya menggunakan nurani dan menolak seluruh gugatan demi tegaknya peranan Pers sebagaimana dimaksudkan di pasal 6 UU Pers,” tegasnya.

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori, menambahkan, Mahkamah Agung saya harapkan menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) atau sekurangnya Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) yang mengatur sistim peradilan terhadap Pers demi tegak dan berfungsinya peranan Pers sebagaimana dimaksudkan di pasal 6 UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,” katanya. (red)

“Artikel Ketua Umum PJI Hartanto Boechori”

Baca Juga

Pemerintah

Pembukaan Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024

Pemerintah

Waspada Fenomena Bodrek Sudah Menjamur

Pemerintah

Bupati Tanbu Buka Festival Anak Daerah

Pemerintah

Plt Bupati Sidoarjo, Berikan Santunan Saat Hadiri Apel Peringatan Harhubnas 2024

Pemerintah

Bupati Andi Rudi Latif Teken Kesepakatan, Tegaskan Dukungan Pembangunan Makodam di Kalsel

Pemerintah

Bupati Zairullah Kunjungi Stand Pameran UMKM dan SKPD

Pemerintah

Sebanyak 246 KPM Masyarakat Desa Cangkring Turi Terima Bantuan Pangan Beras Dari Pemkab Sidoarjo

Pemerintah

Genjot Industri Wisata Serambi Madinah, BLK dan RIK Berpartner dengan Hotel