Home / Peristiwa

Rabu, 6 November 2024 - 16:07 WIB

Pemerintah Gencarkan Sosialisasi Imunisasi PCV dan RV Guna Capai Target Maksimal

SIDOARJO, Suksesi Indonesia.com –Dalam upaya mencapai target maksimal dalam pemberian imunisasi PCV sebagai pencegah Pnemonia serta imunisasi RV (Rotavirus) sebagai pencegah diare pada anak, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengajak Stake Holder terkait duduk bersama dalam kegiatan yang dikemas dalamĀ  Pertemuan Lintas Program dan Lintas SektorĀ  Pencegahan Pneumonia dan Diare Terintegrasi di Kabupaten Sidoarjo, Selasa 05/10 di Fave Hotel Sidoarjo.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt.Kadinkes Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pnemonia masih jadi ancaman bagi bayi kemudian disusul dengan diare hal ini diketahui telah ditemukan secara global bahwa dalam  satu jam ada 71 anak di Indonesia  tertular pnemonia dan berdasarkan data profil kesehatan Indonesia Tahun 2023 pneumonia ini sudah menjadi penyebab kematian bayi dan balita kurang lebih 22% yang kemudian disambung dengan diare sekitar 1%.

Baca Juga  Pemdes Sumokali Mengelar Karnaval Budaya Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI KE 80

“Dan guna mencegah ini terjadi  kini telah ada imunisasi yaitu vaksin PCV untuk mencegah pnemonia dan  imunisasi RotaVirus untuk mencegah diare dimana dua vaksin ini ternyata telah terbukti efektif di beberapa negara dalam upaya menurunkan kasus secara signifikan”, katanya

Berdasarkan kajian-kajian yang yang mendalam sehingga Kementerian Kesehatan sudah mengintroduksi imunisasi PCV serta RV menjadi  salah satu program imunisasi nasional untuk mencegah pnemonia dan diare dimana targetnya harus 100% pada Tahun 2024.

Di  Sidoarjo catatan penyakit batuk yang menyebabkan pnemonia sebesar 109,6%, ada 8.835 kasus dan yang terjadi pada balita mencapai 31.256 kasus atau  sebesar 101,5%.  Untuk mencapai Imunisasi  PCV secara agregat ada 80% sedangkan berdasarkan aplikasi ASIK masih tercatat 50,2%, kemudian untuk Rota Virus masih 79,1% dan berdasarkan aplikasi  ASIK sebesar 43,9 %. Untuk itu hal ini perlu di kaji kembali kenapa ada kesenjangan data antara data secara manual maupun melalui aplikasi ASIK sehingga pemerintahan berkomitmen untuk meningkatkan capaian programnya di Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga  4 Pemuda di Keroyok Gerombolan Para Pesilat, di Tunjungan Surabaya

Untuk itu dengan melalui kegiatan ini Kementrian Kesehatan yang berkerjasama dengan CHAI yang didampingi NGO  menyiapkan  pertemuan lintas program dan lintas sektor dalam pencegahan Pnemonia dan diare secara terintegrasi. Dan capaian belum maksimal karena masyarakat banyak yang belum mengetahui adanya imunisasi  baru (manfaat dan jadwalnya) serta kurangnya sosialisasi dan edukasi pada masyakarat.

Baca Juga  Warga Mengeluh", Parkir Liar Parang Kusumo Mempersepit Akses Jalan Umum

“Untuk itu kepada narasumber hadir disini yang  berkompeten dibidangnya di harapkan banyak menularkan ilmunya  sehingga nanti kami yang ada di Sidoarjo ini bisa berlari menuju pencapaian yang diharapkan, mungkin secara  cakupannya sudah ke seratus sekian persennya tapi barangkali ada yang bisa diperbaiki lagi mungkin dari sisi mutunya sehingga kasus-kasus pneumonia dan diare ini bisa kita tekan”, tambahnya

Pada kesempatan ini juga diajarkan  bagaimana cara mencatat secara manual ataupun mencatat dalam aplikasi  agar pencatatan pemberian imunisasi bisa terintegrasi dengan baik.

“kepada teman-teman yang ada di puskesmas diharapkan bisa menyampaikan, mensosialisasikan pada masyarakat di wilayah masing-masing agar imunisasi ini lebih dikenal masyarakat,  Pnemonia serta diare pada bayi dan balita bisa dicegah dan target maksimal bisa diraih”,pungkasnya.( Man )

Baca Juga

Peristiwa

Zairullah Bersilaturahmi Dengan CHJ Sekaligus Sholat Hajat Dan Dhuha Berjamaah

Peristiwa

Peta Baru APBMI Jawa Timur Mulai Terbentuk, Andre. P Juga Kadindat Kuat, Siapkan Revolusi Komunikasi dan Transparansi Pelaku Bongkar Muat

Peristiwa

BRAVO Bulan Penuh Berkah” DPP PNBN Berbagi Takjil di Hari Gajil 27 Ramadhan

Peristiwa

Alibi Penangguhan Penahan, Oknum Kepsek Pelaku Pencabulan Diduga Dibebaskan

Peristiwa

Viralnya Video Memprotes Petugas Satlantas Polres Gresik, Kombes Pol M. Taslim Angkat Bicara

Peristiwa

Bantu Pengentasan Stunting, Kapolres Situbondo Beri Bantuan Anak dan Balita dari Keluarga Tidak Mampu

Peristiwa

Produsen Rokok diduga Lakukan Manipulatif Cukai, Aris Jayadi Surati Bea Cukai Pasuruan

Kriminal

Polres Sumenep Gerebek Bandar dan Kurir Sabu, Dua Tersangka Diamankan dan BB 10,58 Gram