Home / Pemerintah

Senin, 30 Desember 2024 - 20:39 WIB

Peresmian Pujasera Suruh Wangi BUMDes Desa Suruh Di Hadiri Forpimka Kecamatan Sukodono

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com- Dalam Acara Pembukaan Pujasera Suruh Wangi tersebut dihadiri oleh Kepala desa Suruh, Camat Sukodono, Kapolsek Sukodono, Koramil Sukodono , BPD, LPMD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, RT, RW ,Tim Penggerak PKK desa, Karang Taruna dan masyarakat desa Suruh yang hadir, Kepala desa Suruh Suwono dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada bpk Camat, Sukodono,Kapolsek Sukodono, Danramil Sukodono dan seluruh masyarakat suruh yang hadir .

Suwono mengatakan, BUMDes untuk mampu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat di tingkat desa. Oleh karenanya BUMDes harusnya bisa menjadi etalase bisnis yang baik bagi produk desa tersebut.

Baca Juga  Rapat Pelaksanaan Inovasi Daerah SDSM dan Persiapan HUT RI KE-78: Menuju Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinah

“Semua produk asal desa tersebut harusnya bisa dipasarkan langsung di BUMDes. Pelayanan terpadu BUMDes Pujasera Suruh Wangi milik Desa Suruh Cukup bagus, dan itu jadi bukti BUMDes bisa bersaing,” ujar kepala desa Minggu ( 29/12/2024).

Ia pun mendorong kesadaran masyarakat di desanya agar mau membeli produk dari desanya sendiri. Contohnya, untuk setiap kegiatan desa, konsumsi yang dihidangkan harusnya berasal dari produk desa tersebut.

Baca Juga  Forpam Gelar FGD “Memperkuat Sinergi Pemerintah, Bea Cukai, dan Pers dalam Mendorong Legalitas Usaha Rokok Lokal di Sumenep”

“Misalkan ada rapat RT, ya paling tidak hidangannya sinom produksi desa sendiri atau makanan lain produksi tetangganya sendiri. Jangan beli minuman di supermarket, kecuali terpaksa,” ujarnya

Harapannya, adalah bila semua ini berjalan, ekonomi berputar di tingkat bawah, dari, oleh, dan untuk masyarakat. Dengan kekuatan ekonomi mikro ini, bisa memperkuat ekonomi Sidoarjo.

Baca Juga  Tarian Kolosal Bermakna Serambi Medinah Warnai Pembukaan MTQN Ke XIX

“Karena uangnya berputar di sini, tidak dibawa keluar Sidoarjo,” imbuhnya

Sementa Camat Sukodono juga mengatakan bahwa “BUMDes terkategori maju itu jika sudah ada kelayakan usaha, ada Peraturan Desa (Perdes), penyertaan modal dan memberikan kontribusi pendapatan asli ke desa. Sementara kategori berkembang, jika BUMDes belum bisa memberikan kontribusi pada desanya. Sedangkan kategori Pemula itu ada Perdes, ada penyertaan modal, tapi belum jalan,” ujar

Untuk memperkuat BUMDes, Pemkab Sidoarjo juga telah memberikan pelatihan baik dari sisi manajemen keuangan seperti akuntansi dasar, pengelolaan logistik, hingga pemasaran. ( Mar/ Man )

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Tanbu. FKUB Berperan Jaga Persatuan

Pemerintah

Rayakan HUT Humas Polri Ke-72, Polres Situbondo Tanam Ratusan Pohon Mangrove

Pemerintah

Tanah Bumbu Naik Peringkat III. Juara MTQN Ke-XXXVI Kalsel

Pemerintah

Ribuan Mahasiswa Sidoarjo Dapat Beasiswa Pendidikan

Pemerintah

Kedatangan Jemaah Haji Tanbu Disambut Sekda Ambo Sakka Haru dan Bahagia

Pemerintah

Kusan Hilir Sudah Miliki KCP Bank Mandiri

Pemerintah

Peringati HUT Ke-67 Kodam VI/Mulawarman, Tanam Mangrove di Kawasan Pesisir Tanah Bumbu

Pemerintah

Bupati Tanah Bumbu Resmikan Gedung Rapat “Mahligai Iman”: Wujud Syukur dan Harapan untuk Tanah Bumbu yang Lebih Baik