Home / Pemerintah

Senin, 10 Februari 2025 - 23:52 WIB

Tingkat Inovasi Rendah, Kabupaten Tanah Bumbu Berkomitmen Meningkatkan Daya Saing Daerah

SuksesiIndonesia.com Tanah Bumbu
BATULICIN
– Kabupaten Tanah Bumbu masih berada di peringkat keempat dari bawah dalam kategori inovasi daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing melalui berbagai program inovatif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, menyampaikan hal ini saat membuka acara Kick Off Meeting Pengelolaan Inovasi Daerah Kabupaten Tanah Bumbu 2025 pada Senin (10/02/2025) di Studio Mini Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga  Pemkab Tanah Bumbu Menggelar Sosialisasi Evaluasi Kerja Sama Daerah Tahun 2024 Kepala bidang

“Kabupaten Tanah Bumbu sebelumnya masuk dalam kategori daerah kurang inovatif. Seharusnya, saat ini kita sudah meningkat menjadi daerah inovatif. Ini menjadi tugas kita bersama untuk meningkatkan nilai inovasi agar Tanah Bumbu lebih kreatif dan kompetitif,” ujarnya.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, inovasi di lingkungan kerja masih perlu ditingkatkan agar memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah. Oleh karena itu, melalui Kick Off Meeting ini, pemerintah daerah mengajak seluruh pimpinan dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem inovasi yang matang dan berkelanjutan.

Baca Juga  Polsek Manding Ungkap Kasus Upal dan Amankan Tiga Warga

Untuk mendorong peningkatan inovasi daerah, Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu akan berperan sebagai koordinator inovasi bagi seluruh SKPD. Langkah ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi di setiap sektor agar selaras dengan perencanaan pembangunan daerah.

“Tahun 2025 harus menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki capaian inovasi. Kita perlu mengembangkan ide-ide kreatif yang aplikatif, berbasis data, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi keharusan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Setiap perangkat daerah wajib berinovasi agar pelayanan publik lebih efektif, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga  Plt Bupati Sidoarjo Subandi, Sidak Sungai Segodobacang

Melalui Kick Off Meeting ini, diharapkan seluruh SKPD di Kabupaten Tanah Bumbu dapat meningkatkan sinergi dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, Kabupaten Tanah Bumbu dapat keluar dari peringkat bawah dalam inovasi daerah dan menjadi daerah yang lebih unggul serta inovatif di masa depan.

“Tanpa inovasi, kita akan tertinggal. Oleh karena itu, mari bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tanah Bumbu,” pungkasnya.(.win/Gz )

Baca Juga

Pemerintah

40 ASN Tanbu Ikuti PKA Angkatan VIII

Pemerintah

Bupati Sidoarjo H Subandi Bantu Renovasi Dua RTLH di Tulangan dan Prambon

Pemerintah

Bupati Buka Tanah Bumbu Internasional Kite Festival 2024

Pemerintah

Bupati.Kegiatan Jurnalistik Bagian Penting Penyelenggaraan Pemerintahan

Pemerintah

Temu Forum Anak Daerah 2025, Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Menuju KLA Nindya

Pemerintah

Monitoring Bantuan Pangan, Di Kelurahan Sidokare, Bupati Subandi: Manfaatkan Beras untuk Konsumsi Pribadi

Pemerintah

Respon Eksekutif.2 Buah Raperda Ini Penting.Didalamnya Ada Anak Yatim,Jompo Dan Orang Miskin

Pemerintah

Bupati Andi Rudi Latif : Riset dan Inovasi Daerah, Langkah Strategis Menuju Tanah Bumbu BerAKSI