Home / Pemerintah

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Gubernur Jatim Salurkan Bansos Untuk Warga Sidoarjo

SIDOARJO Suksesi Indonesia.com- Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp3.016.350.000 kepada warga Kabupaten Sidoarjo. Secara simbolik, bansos tersebut diserahkan kepada ratusan penerima manfaat di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/2/2026).

Bantuan tersebut sebagian besar bersumber dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp1,858 miliar, kontribusi BUMD Rp25 juta, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebesar Rp1,132 miliar. Total bantuan dialokasikan untuk berbagai program perlindungan sosial.

Program tersebut meliputi bantuan sosial lansia Program Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi 533 keluarga, bantuan bagi 66 penyandang disabilitas, serta bantuan kewirausahaan inklusif dan produktif (KIP) putri jawara untuk 100 penerima. Selain itu, terdapat KIP bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Jawa Timur Sejahtera (PPKS) Jawara untuk 9 jiwa, bantuan permakanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) lansia 10 jiwa, bantuan bagi pilar sosial seperti SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, dan Tagana sebanyak 77 jiwa, zakat produktif untuk 50 penerima, serta dukungan bagi 5 BUMDesa, 2 Desa Berdaya, dan 3 Desa Jatim Puspa.

Baca Juga  Peran KIM Menuju Pemilu 2024:Pemilih Cerdas Pemilu Berkualitas

Khofifah menegaskan seluruh penyaluran bansos di Jawa Timur ditargetkan rampung sebelum 1 Maret 2026 sebagai bantalan sosial dan ekonomi menjelang Ramadan.

“Ini bagian dari bantalan sosial dan ekonomi. Harapannya menjelang Ramadan panjenengan semua lebih tenang, karena bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Terima Audiensi Calon Paskibraka Nasional 2024

Menurutnya, program zakat produktif difokuskan bagi pelaku usaha ultra mikro agar mampu meningkatkan pendapatan dan keluar dari kemiskinan ekstrem. Sementara PKH Plus dan bantuan sosial lainnya menyasar kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan kepala keluarga.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu masyarakat Sidoarjo. Ia memastikan penyaluran bansos di wilayahnya akan dikawal agar tepat sasaran dan tidak terjadi pengurangan alokasi.

“Penyesuaian bantuan sosial tidak ada pengurangan. Seluruhnya di-cover dan dialokasikan sesuai peruntukan. Kami pastikan distribusinya tepat sasaran dan sesuai data,” tegas Subandi.

Baca Juga  Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Digital dalam Kick-Off Festival ANTASARI 2026

Ia menambahkan, bantuan sosial ini menjadi simbol gotong royong antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang menuntut respons cepat.

“Terima kasih atas perintah Ibu Gubernur. Sabtu dan Minggu kemarin juga telah disalurkan bantuan kursi roda dan program bedah rumah. Hari ini bansos untuk Sidoarjo turun. Artinya, kita optimistis angka kemiskinan bisa ditekan dan ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya.

Subandi berharap sinergi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Sidoarjo terus diperkuat, termasuk melalui peran pilar sosial seperti TKSK, Tagana, dan pendamping PKH, agar seluruh bantuan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Man)

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Tanah Bumbu Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Peserta Tampil Memukau dengan Pakaian Adat Nusantara

Pemerintah

Sebanyak 28 Pendonor Asal Sidoarjo Bakal Dapat Penghargaan Presiden

Pemerintah

Wow Keren…Peringati May Day Buruh Berikan Manfaat Kepada Warga

Pemerintah

Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Ketua Dekranasda Tanah Bumbu Masa Bakti 2025-2030

Pemerintah

DKPP Tanbu Monitoring Panen Padi

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Pompa Besar 90 Titik Untuk Petani

Pemerintah

Waspada Fenomena Bodrek Sudah Menjamur

Pemerintah

Bupati Tanbu: Generasi Muda Tanah Bumbu Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Global