Home / Pemerintah

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

Bimtek Implementasi 6 SPM, Ketua TP Posyandu Tanah Bumbu Tekankan Penguatan Layanan Dasar

Suksesi Indonesia.com Tanah bumbuBATULICIN – Bimbingan Teknis Implementasi Posyandu dengan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) digelar Pemerinah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Hotel Lotusa, Simpang Empat, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan posyandu agar semakin terstruktur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ketua Tim Pembina Posyandu Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan posyandu melalui kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Ia menyampaikan bahwa penerapan enam SPM menuntut posyandu memberikan layanan yang lebih berkualitas, mulai dari tata kelola, mekanisme pelayanan, hingga sistem pencatatan dan pelaporan.

Baca Juga  Abah Zairullah buka Turnamen Futsal Bupati Cup 2023

Peran PKK, menurutnya, sangat strategis sebagai mitra pemerintah yang bersinergi dengan pelaksana enam SPM di berbagai bidang. Karena itu, ia berharap kegiatan Bimtek ini dapat menyatukan persepsi para pengurus PKK Kabupaten dan seluruh pelaksana SPM, sehingga implementasi standar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Irmayani juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PMD Tanah Bumbu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian Bimtek secara sungguh-sungguh agar pemahaman mengenai tata kelola posyandu dan peningkatan mutu layanan dapat semakin mendalam.

Baca Juga  Pesta Kembang Api dan Isak Tangis Bahagia Iringi Lepas Pisah Kenang SDN Kropoh I & SDN Alas Malang II Serta TK Adirasa ,Tuntutlah Ilmu ke Negeri Cina.

Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu, Samsir, turut menegaskan bahwa enam SPM yang menjadi prioritas mencakup layanan ibu hamil, ibu nifas, balita, imunisasi lengkap, kesehatan gizi, serta layanan bagi remaja. Ia menyampaikan bahwa standar ini sangat terkait dengan seribu hari pertama kehidupan, sehingga memerlukan sinergi lintas sektor untuk mencapai tujuan besar yaitu pencegahan stunting, pengurangan risiko kematian ibu hamil, serta peningkatan kualitas pemberdayaan masyarakat desa.

Baca Juga  Kanit Regident : HOAX!!! Unggahan Akun Tik-Tok Tentang Vidio SIM Gratis di Satpas Colombo

Ia juga menekankan bahwa hadirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 memberi penguatan kelembagaan bagi posyandu sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan desa, sehingga posisi dan perannya dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan menjadi semakin penting.

Bimtek ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar. Melalui sinergi yang baik antarperangkat daerah, kader, dan PKK, ia optimistis mutu pelayanan posyandu di Kabupaten Tanah Bumbu akan semakin meningkat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. ( Rel )

Baca Juga

Pemerintah

Posyandu Mekarsari Desa Tegalsari, Ukir Prestasi Tingkat Kalimantan Selatan

Pemerintah

Spesial Pembobol Kotak Amal Masjid ,Warga Essang-Talango di Amankan di Mapolres Sumenep

Pemerintah

Polres Situbondo Siapkan Jalur Alternetif Selama Penutupan Jembatan di Jalan Wijaya Kusuma

Pemerintah

Bimtek Pengawasan Keamanan PSAT Sanitasi Hygiene 2024

Pemerintah

Gubernur Kalsel Apresiasi Program SDSM Bupati Tanbu

Pemerintah

Pjs. Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai Pelayaran Tawangsari dan  Alun-Alun

Pemerintah

Pemkab Tanbu Siap Laksanakan Tera dan Tera Ulang Tahun 202

Pemerintah

Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Perubahan atas Perda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman