Home / Pemerintah

Jumat, 9 Mei 2025 - 07:34 WIB

Munas Apeksi 2025 Resmi Dibuka, di Iiringi Musik Tradisional dan Tari Remo

SURABAYA Suksesi Indonesia.com– Musyawarah Nasional (Munas) ke VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) resmi dimulai pada Kamis (8/5/2025) kemarin di Grand City Convention Hall Surabaya.

Acara ini dihadiri oleh 98 wali kota dari seluruh penjuru Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.

Pembukaan Munas berlangsung meriah. Momen ini ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Tambur oleh Wamendagri bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Surabaya, serta Direktur Eksekutif Apeksi.

Baca Juga  Semarak Kemerdekaan RI Ke-78 Warga Wonorejo Dihibur Oleh O.M Tarlo

Kegiatan yang berlangsung 6-10 Mei 2025 di Surabaya dengan mengusung tema Dari APEKSI Untuk Negeri.

Dalam acara giat APEKSI 2025 ini, di iringi tari remo yakni aikon Jawa Timur, menurut keterangan sejarah, Awalnya, Tari Remo digunakan sebagai tarian pembuka pertunjukan Ludruk di Surabaya, kemudian dikenal sebagai “Reyoge Cak Mo” karena kesamaan gaya dengan Reog Ponorogo. Seiring waktu, tarian ini berkembang menjadi seni yang berdiri sendiri dan ditampilkan dalam berbagai acara, mulai dari upacara adat hingga acara resmi pemerintahan.

Baca Juga  Wakil Bupati Tanah Bumbu Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-26 Kota Banjarbaru

Keindahan tari remo, tidak hanya kesan tegas pada ekspresi para penari tetapi juga keselarasan penggunaan selendang, gerak tangan, hentakan kaki, dan gelengan kepala seiring iringan musik gamelan. Dalam pola latihan anak-anak diajarkan kekuatan kaki dan tangan.

Pola lantai yang digunakan dalam tari Remo adalah pola garis lurus. Pola ini memberikan kesan kuat dan sederhana, sesuai dengan gerakan maskulin yang menggambarkan pangeran gagah berani. Garis lurus ini juga berfungsi untuk menempatkan dan membentuk kesatuan antar penari.

Pola lantai ini berfungsi untuk menempatkan dan membentuk kesatuan antar penari, serta memungkinkan mereka bergerak lebih leluasa.

Baca Juga  Jawaban Bupati Tanbu Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terkait RAPBD-P 2025

Pola lantai dalam tari dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu garis lurus (vertikal, horizontal, diagonal), dan garis melengkung. Pola lantai ini menentukan posisi penari dan membentuk komposisi yang indah dan dinamis dan sikap tubuh yang tegap dengan gerakan kaki yang rancak dan dinamis ditampilkan oleh anak-anak, merupakan bukti bahwa tari remo sudah ternam dalam sanubari masyarakat Jawa Timur.

Dalam patauan awak media ikut hadir Zahida Qolby Nadhiva bersekolah di SDN Perak Barat 4 dari Sanggar Tari Putra Bima Respati Surabaya – Jawa Timur. (tok)

Baca Juga

Pemerintah

Rakor Bersama Mentan RI, Bupati Andi Rudi Latif: Tanah Bumbu Siap Jalankan Program Revitalisasi Cetak Sawah

Pemerintah

Presiden: Pancasila Fondasi Indonesia Berhasil Hadapi Krisis Global

Pemerintah

Kapolres Tanah Bumbu Ucapkan Selamat atas Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Winarto, S.H., M.H.

Pemerintah

Tiga Siswa Tanah Bumbu Siap Jalani Pendidikan Paskibraka Kalsel 2025

Pemerintah

KPU Sidoarjo Tetapkan Pasangan H. Subandi-Mimik Idayana Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Periode 2025-2030

Pemerintah

Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok Jelang Nataru di Kabupaten Tanah Bumbu Terpantau Stabil

Pemerintah

Kartar RT 16 RW 11 Kel Pegirian Kota Surabaya Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-79

Pemerintah

Wabup Sidoarjo Bakti Sosial Di Panti Asuhan Wilayah Kecamatan Krian Dan Balongbendo